Demo BEM UI Diwarnai Cekcok, Massa Aksi Sempat Adu Urat dengan Polisi
Noval Andriansyah August 18, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026).

Aksi penyampaian aspirasi tersebut sempat diwarnai cekcok dan adu urat antara massa mahasiswa dengan aparat kepolisian sekitar pukul 14.04 WIB akibat dugaan tindakan represif oknum polisi terhadap pengemudi mobil di lokasi.

Melihat tindakan anggotanya memicu kemarahan mahasiswa, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung yang berada di lokasi langsung mengatupkan tangan untuk menyampaikan permohonan maaf dan bertanggung jawab penuh atas insiden keributan tersebut.

Saling adu argumen antara massa aksi dan pihak kepolisian dipicu oleh kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi serta kekecewaan mahasiswa atas perlakuan aparat yang dinilai menyerang peserta aksi.

Meskipun diwarnai ketegangan, ratusan mahasiswa UI tetap melanjutkan aksinya untuk menyuarakan delapan tuntutan krusial terkait isu ekonomi, pemberantasan KKN, hingga penolakan represifitas TNI-Polri dalam ruang sipil.

Ketua BEM UI Yatalathof Imawan menegaskan bahwa demonstrasi ini digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum kritik terbuka terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai belum mewujudkan kedaulatan rakyat.

Hingga Selasa sore, ratusan mahasiswa masih bertahan menggelar aksi mimbar bebas di jalan sembari dijaga ketat oleh aparat kepolisian yang mengatur arus lalu lintas agar tetap mengalir.

Baca selengkapnya Demo UI, Massa Sempat Cekcok dengan Polisi di Dukuh Atas, Wakil BEM UI: Kita Dengerin Bapak!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.