Toraja Utara Berjuang Dapat Jatah Sekolah Rakyat, Lokasi di Eks RSUD Pongtiku
Imam Wahyudi August 18, 2026 11:21 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, RANTEPAO - Pemerintah Kabupaten Toraja Utara masih berupaya memastikan daerahnya masuk dalam daftar tambahan penerima program Sekolah Rakyat (SR) di Sulawesi Selatan.

Dinas Sosial Toraja Utara saat ini masih melengkapi sejumlah persyaratan yang diminta pemerintah pusat.

Pemkab berharap proses tersebut dapat mengamankan Toraja Utara sebagai salah satu daerah penerima tambahan program SR.

Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, Elias Madi P, mengatakan hingga kini belum ada keputusan mengenai penetapan Toraja Utara sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

“Belum ada yang fix, masih dalam proses. Kita masih mau melengkapi sejumlah persyaratan yang diberikan,” kata Elias saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, dari sejumlah daerah yang sebelumnya masuk pembahasan, kini tersisa tujuh kabupaten di Sulsel yang berpeluang mendapatkan tambahan program SR.

Ketujuh daerah tersebut yakni Luwu Utara, Enrekang, Pinrang, Kepulauan Selayar, Pangkep, serta Toraja Utara.

Kondisi itu membuat Pemkab Toraja Utara terus berupaya memenuhi seluruh persyaratan agar tidak keluar dari daftar penerima.

“Sekarang sisa tujuh yang masuk. Itulah yang saya takutkan, jangan sampai kita juga tidak masuk. Tapi kita berharap Toraja Utara terus masuk dalam tambahan SR di Sulsel,” ujarnya.

Elias mengatakan, sebagian persyaratan masih dalam tahap penyelesaian.

Meski belum ada keputusan final, Pemkab Toraja Utara telah memiliki gambaran lokasi yang akan digunakan jika program tersebut terealisasi.

Rencananya, pembangunan Sekolah Rakyat akan memanfaatkan kawasan RSUD Pongtiku yang lama di Mapaken, Kelurahan Buntu Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu. 

Kawasan tersebut memiliki luas sekitar 66.800 meter persegi atau 6,68 hektare dan masih tersedia lahan kosong.

“Kita masih sementara lengkapi persyaratan. Meskipun sudah ada bayangan, tinggal beberapa langkah lagi rampung,” jelasnya.

Elias menegaskan, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih jauh sebelum seluruh persyaratan rampung dan penetapan diterbitkan pemerintah pusat.

“Mohon maaf saya belum bisa berkomentar banyak, karena saat ini kami masih berjuang. Nanti saya sampaikan kalau sudah fix SR Toraja Utara dapatkan,” katanya.

Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, membenarkan kawasan RSUD Pongtiku lama menjadi lokasi yang direncanakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Rencananya akan dibangun di RS lama Pongtiku,” ungkapnya.

Program Sekolah Rakyat sendiri telah berjalan di sejumlah daerah di Sulsel pada 2025.

Antara lain Makassar, Bone, Sinjai, Soppeng, Sidrap, Takalar, Tana Toraja, dan Wajo.

Sementara untuk 2026, tujuh kabupaten tengah diprioritaskan untuk mendapatkan tambahan pembangunan SR.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.