Laporan Wartawan TribunGayo.com Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Harga komoditas kakao kering di tingkat petani Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh mulai menunjukkan tren kenaikan, Selasa (18/8/2026).
Saat ini, harga kakao melonjak tipis sebesar Rp 3.000 dari sebelumnya Rp 85.000 per kilogram menjadi Rp 88.000 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut dibenarkan oleh Tauke kakao di Aceh Tenggara, Sabri. Ia menyampaikan bahwa penyesuaian harga ini mulai berlaku pada hari ini.
“Hari ini harga kakao kering mulai naik tipis, dari sebelumnya Rp 85.000 per kilogram menjadi Rp 88.000 per kilogram,” ujar Sabri.
Kenaikan harga ini pun disambut baik oleh para petani setempat.
Ira Maya, seorang petani kakao dari Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, berharap tren positif ini dapat terus berlanjut demi membantu perekonomian warga di tengah tingginya harga kebutuhan pokok.
“Semoga harga kakao bisa terus naik untuk mendongkrak perekonomian masyarakat saat ini,” kata Ira.
Senada dengan Ira, respon positif juga disampaikan oleh para petani lainnya, seperti Asbi dari Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, serta Hasanudin dari Desa Bukit Merdeka, Kecamatan Lawe Sigala-Gala.
Mereka berharap stabilitas dan kenaikan harga kakao tetap terjaga di depannya. (*)
Baca juga: Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Darussalam, Aceh Tenggara Gelar Aneka Lomba
Baca juga: Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Kute Cinta Damai Aceh Tenggara Gelar Lomba Cukurukuk
Baca juga: Jaga Kamtibmas Jelang HUT RI, Polres Aceh Tenggara Perketat Patroli di Pedesaan