BNPB Pastikan Rumah Rusak Ringan dan Sedang Dampak Gempa M7,7 Dapat Bantuan Rp 15 Juta -Rp 30 Juta
Edi Hayong August 19, 2026 12:19 AM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Rumah warga korban gempa bumi di Flores NTT yang mengalami rusak ringan dan berat akan segera didata secara paralel oleh masing-masing pemerintah daerah. 

Demikian diungkapkan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M usai memimpin konferensi pers di Posko Tanggap Darurat Gempa Tektonik di Maumere pada Selasa (18/8/2026). 

Posko tersebut berada di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daera Kabupaten Sikka di Jalan Mawar, Kelurahan Madawat Kecamatan Alok. 

Setiap kerusakan rumah ringan dan rusak berat akan dibantu pemerintah pusat sebesar Rp 15 Juta dan Rp 30 Juta. 

Untuk rumah yang masuk kategori rusak berat ada. Pertama, bisa tinggal di rumah keluarganya, itu diberikan dana tunggu hunian.

Baca juga: PLN Berhasil Pulihkan Sistem Kelistrikan Flores Pascagempa, Seluruh Pelanggan Kembali Menyala

Kedua, bagi maayarakat yang tidak punya keluarga dibangunkan hunian sementara.

"Apakah bersifat komunal dengan tanah yang disiapkan oleh pemerintah daerah, tanah-tanah pinjaman sambil menunggu huntapnya dibangun atau di lahannya masing-masing bersifat hunian sementara," kata Letjen TNI Suharyanto. 

Disampaikan per hari ini Selasa (18/8/2026), korban jiwa meninggal dunia ada 70 jiwa. luka berat 517 orang, luka sedang satu orang, luka ringan 664 orang.

"Data sementara kerusakan rumah. Rusak berat 5.000 lebih, rusak sedang hampir 2.000, rusak ringan 4.500," pungkasnya. (moa) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.