Riset Pariwisata Bahari Berkelanjutan Mengantar Suhaimi Menjadi Doktor Keempat UBL
Noval Andriansyah August 19, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Berhasil mengkaji dan mempertahankan riset tentang pengembangan pariwisata bahari berkelanjutan, Suhaimi resmi menyandang gelar doktor.

Baca juga: Persoalan Ubi Kayu Buat Darmawan Purba Sukses Raih Gelar Doktor di Unila

Hal tersebut dipastikan, setelah Suhaimi lulus dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Manajemen Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL) pada Selasa (18/8/2026).

Capaian akademik ini mengukuhkan posisi Suhaimi sebagai lulusan doktor keempat yang berhasil dilahirkan dari Program Doktor Manajemen kampus setempat.

Dalam ujian terbuka tersebut, Suhaimi berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul "Model Pembentukan Perilaku Pascakunjungan Wisatawan Snorkeling: Peran Willingness to Support a Destination dan Environmentally Responsible Behavior dalam Perspektif Manajemen Destinasi Berkelanjutan".

Penelitian yang mengambil fokus pada wisatawan snorkeling di kawasan Teluk Lampung ini menemukan bahwa loyalitas wisatawan tidak cukup hanya dibentuk oleh pengalaman yang menyenangkan, melainkan dipengaruhi oleh nilai destinasi serta kesadaran menjaga kelestarian lingkungan laut.

Dalam disertasinya, Suhaimi memperkenalkan Dual Pathway Model, yakni gagasan yang menekankan bahwa perilaku bertanggung jawab terhadap lingkungan (environmentally responsible behavior) justru jauh lebih dominan mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung dan merekomendasikan destinasi dibanding sekadar promosi biasa.

Sidang promosi doktor tersebut dipimpin oleh tim promotor dan penguji kenamaan, di antaranya Prof. Dr. Iskandar AA, Dr. Andala Rama P. Barusman, Dr. Habiburrahman, Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, Dr. Defrizal, serta penguji eksternal Prof. Dr. Mahrinasari MS dan Prof. Dr. Ayi Ahadiat.

Rektor UBL Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman memberikan apresiasi tinggi dan berharap temuan riset ini dapat dijadikan rujukan nyata bagi pemerintah daerah serta pengelola wisata dalam merancang tata kelola pariwisata Lampung yang hijau dan berkelanjutan.

"Pengembangan destinasi tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan pengalaman berkualitas, meningkatkan kepedulian wisatawan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujar Yusuf.

Tak hanya Yusuf Barusman, Direktur Pascasarjana Dr. Andala Rama P. Barusman juga menyampaikan apresiasinya terhadap Suhaimi.

"Selamat kepada Suhaimi yang menjadi lulusan doktor keempat dari Program Doktor Manajemen UBL. Kami berharap hasil penelitian ini tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat menjadi rujukan dalam membangun pariwisata Lampung yang berkualitas dan berkelanjutan," tandas Andala.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.