Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya
SERAMBINEWS.COM, CALANG – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyebutkan anggaran lanjutan pembangunan sejumlah venue Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Kabupaten Aceh Jaya akan diupayakan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2027.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRA, Fuadri, saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Aceh Jaya bersama Tim Panitia Kerja (Panja) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas APBA Tahun Anggaran 2025, Selasa (18/8/2026).
Menurut Fuadri, keterbatasan kemampuan anggaran menjadi salah satu alasan pembangunan sejumlah venue PORA belum dapat dialokasikan melalui APBA Perubahan (APBA-P) Tahun 2026.
Baca juga: Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Jaya Tanpa Tenda untuk Pejabat, Wabup: Kemerdekaan Milik Semua
Ia mengatakan kebutuhan anggaran untuk melanjutkan pembangunan sejumlah venue tersebut masih cukup besar sehingga sulit dipenuhi melalui anggaran perubahan tahun ini.
“Dana yang masih dibutuhkan cukup besar, sekitar Rp40 miliar lebih. Jadi kalau kita kejar di perubahan agak berat, tetapi kalau untuk 2027 masih besar kemungkinan bisa kita alokasikan,” kata Fuadri.
Ia menjelaskan, besarnya kebutuhan anggaran membuat Pemerintah Aceh dan DPRA harus mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah dalam mengalokasikan dana untuk melanjutkan pembangunan venue PORA.
Meski demikian, Fuadri memastikan keberlanjutan pembangunan venue PORA tetap menjadi perhatian DPRA. Menurutnya, pengalokasian anggaran tersebut juga sangat bergantung pada komitmen Pemerintah Aceh dalam menyukseskan pelaksanaan PORA.
“Namun, ada atau tidaknya anggaran ini tentu tergantung dari komitmen Pemerintah Aceh dalam melaksanakan PORA Aceh ini,” ujarnya.
Fuadri menegaskan DPRA akan terus mendukung kebutuhan anggaran untuk penyelenggaraan PORA, termasuk mengawal pengalokasian anggaran tambahan bagi pembangunan maupun penyelesaian venue yang dibutuhkan.
“DPRA akan terus mendukung anggaran PORA dan siap mengawal anggaran tambahan untuk PORA,” tegas Fuadri.
Sebelumnya, Tim Panja LHP BPK RI atas APBA 2025 DPRA melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi pembangunan di Aceh Jaya yang menggunakan dana Pemerintah Aceh.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program yang bersumber dari APBA.
Sejumlah venue olahraga di Aceh Jaya menjadi bagian penting dalam persiapan daerah tersebut sebagai tuan rumah PORA mendatang.
Karena itu, keberlanjutan pembangunan infrastruktur olahraga dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan kesiapan Aceh Jaya dalam menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat Aceh tersebut. (*)