TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ratusan masyarakat meramaikan kawasan Jalan Komyos Soedarso, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, untuk menyaksikan sekaligus mengikuti lomba tarik tambang dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kemeriahan pesta rakyat ini menjadi ajang silaturahmi yang menyedot perhatian warga dari berbagai penjuru daerah.
Lomba yang diinisiasi Tokoh Masyarakat Pontianak Barat, Haji Syahril bersama Anggota DPRD Kota Pontianak Irwan itu digelar selama 4 hari, 16-19 Agustus 2026.
Agenda tahunan yang dikemas makin megah ini menyajikan persaingan sengit antar kontingen.
Kemunculan peserta dari berbagai daerah turut menambah kemeriahan perlombaan. Selain masyarakat Kota Pontianak, sejumlah peserta datang dari Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya.
Antusiasme peserta luar daerah membuktikan daya tarik ajang olahraga tradisional ini di mata publik.
Persaingan ketat tersaji di atas arena tanah tempat bertandingnya puluhan kontingen. Untuk kategori putra, tercatat sebanyak 32 tim ambil bagian dalam perlombaan.
Jumlah tersebut belum termasuk peserta kategori khusus ibu-ibu.
Baca juga: DPRD Minta Pemkot Pontianak Siapkan Bonus dan Fasilitas Latihan untuk Atlet KORMI
Suasana perlombaan semakin semarak dengan sorakan dan dukungan masyarakat yang memadati lokasi.
Para peserta pun saling menunjukkan kekuatan untuk menjadi yang terbaik. Sorak-sorai penonton yang berjejal di pinggir lapangan kian membakar semangat para pemain yang berlaga.
Sinergi antara pihak penyelenggara dan masyarakat setempat menghadirkan ruang pesta rakyat yang kondusif sekaligus menghibur.
Anggota DPRD Kota Pontianak yang juga putra Haji Syahril, Irwan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
"Alhamdulillah tahun 2026 kami mengadakan lomba tarik tambang di acara 17 Agustus.
Dimeriahkan masyarakat dari berbagai macam daerah, ada dari Mempawah, Pontianak, Kubu Raya juga yang ikut serta memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81," ujar Irwan yang juga merupakan Putra dari Haji Syahril, Selasa 18 Agustus 2026.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah membuat perlombaan tarik tambang tahun ini berlangsung semakin meriah. Kehadiran kontingen luar kota mengangkat derajat kejuaraan kampung ini menjadi ajang bergengsi berskala regional.
"Ini tarik tambang spektakuler, dari berbagai daerah. Tentunya bukan hanya tarik tambang, ada juga perlombaan besok malam, perlombaan karaoke buat masyarakat Kota Pontianak dengan hadiah jutaan rupiah yang diadakan Bapak Haji Syahril," katanya.
Irwan juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut memenuhi lokasi kegiatan dengan berbagai atribut bernuansa merah putih. Kehadiran penonton berbusana merah putih menciptakan pemandangan patriotik di sepanjang lokasi acara.
"Antusias dari masyarakat luar biasa meriah, penuh sekali di acara ini dipadati warna merah putih. Masyarakat antusias ikut serta memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih untuk masyarakat," ungkapnya.
Persaingan sengit hingga babak final akhirnya membuahkan hasil juara bagi tim yang paling solid dan memiliki ketahanan fisik terbaik. Dominasi tim asal luar kota terbukti ampuh dalam meredam perlawanan tuan rumah.
Dalam perlombaan tersebut, tim Segedong berhasil keluar sebagai juara pertama. Sementara tim asal Pontianak menempati posisi kedua dan tim Mempawah meraih juara ketiga.
Kemenangan tim Segedong disambut riuh sorak pendukungnya yang sengaja datang memberikan kawalan ketat sepanjang babak penyisihan hingga tangga juara.
Rangkaian pesta peringatan hari kemerdekaan di kawasan Pontianak Barat ini dipastikan masih terus berlangsung hingga agenda perlombaan hiburan berikutnya digelar. (*)