Moskow (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani bertemu dengan Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Suriah Tom Barrack guna membahas penyelesaian proses pencabutan sanksi terhadap Suriah serta perkembangan situasi terkini di kawasan Timur Tengah.

Menurut pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Suriah pada Senin (17/8), pertemuan tersebut berlangsung di Istanbul, Turki. Barrack juga merangkap sebagai Duta Besar AS untuk Turki.

"Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai upaya untuk memperkuat hubungan bilateral antarnegara, perkembangan terkini di kawasan, serta prospek pemulihan ekonomi Suriah, termasuk penyelesaian proses pencabutan sanksi terhadap Republik Arab Suriah dan kemajuan proses rekonstruksi negara tersebut," demikian disampaikan dalam pernyataan resmi itu.

Pada Juli lalu, Presiden AS Donald Trump telah menyampaikan kepada Kongres AS terkait niatnya untuk menghapus Suriah dari daftar negara pendukung terorisme.

Menyusul pemberitahuan tersebut, usulan itu harus melewati masa peninjauan wajib selama 45 hari sebelum status Suriah sebagai negara pendukung terorisme resmi dicabut.

Suriah telah masuk dalam daftar tersebut sejak 1979.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti