Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan dengan cara berbeda oleh Organisasi Siswa Pecinta Alam (SISPALA) PATTRA-28 SMA Negeri 1 Ambon.
Enam anggota PATTRA-28 membawa Bendera Merah Putih hingga ke dasar laut perairan Morela, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (17/8/2026).
Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, Panitia Dialog Narkoba Bagikan Sembako untuk 425 KK di Siritaun Wida Timur
Dengan perlengkapan selam lengkap, para siswa tersebut melaksanakan upacara pengibaran bendera di bawah laut.
Momen tersebut menjadi sejarah baru bagi SMA Negeri 1 Ambon, sebab untuk pertama kalinya sekolah itu menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia.
Di tengah keindahan bawah laut Morela, Merah Putih berkibar sebagai simbol nasionalisme, persatuan, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak terbatas pada ruang dan tempat.
Nasionalisme dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk dengan menjaga alam dan mengeksplorasi potensi generasi muda.
Kepala SMA Negeri 1 Ambon, Dra. Elonamayo Laturiuw, mengapresiasi kreativitas dan keberanian para anggota PATTRA-28 dalam memaknai kemerdekaan.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kreativitas dan keberanian anak-anak kita dalam memaknai kemerdekaan. Apa yang dilakukan PATTRA-28 menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif, termasuk melalui kecintaan terhadap alam dan lingkungan laut,” ujar Elonamayo dalam keterangan persnya, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting bagi siswa untuk membangun karakter, keberanian, kedisiplinan, kerja sama, serta rasa tanggung jawab.
Pertama Kali dalam Sejarah SMA Negeri 1 Ambon
Upacara bawah laut yang dilakukan PATTRA-28 menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan SMA Negeri 1 Ambon.
Jika selama ini peringatan kemerdekaan identik dilakukan di lapangan atau ruang terbuka di daratan, PATTRA-28 menghadirkan cara berbeda dengan membawa semangat Merah Putih ke bawah permukaan laut.
Kegiatan itu tidak hanya mengedepankan unsur nasionalisme, tetapi juga memadukan keterampilan menyelam, kepencintaalaman, keberanian, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pembina PATTRA-28 SMA Negeri 1 Ambon, Tomy Salu, mengatakan pengibaran Merah Putih di bawah laut merupakan momentum penting bagi organisasi tersebut.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang mengibarkan Bendera Merah Putih di bawah laut. Ada semangat nasionalisme, keberanian, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap alam yang ingin kami tanamkan kepada anggota PATTRA-28,” kata Tomy.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda.
Menurut Tomy, kegiatan ini juga membuktikan bahwa organisasi siswa mampu menghadirkan kegiatan kreatif yang memiliki nilai edukasi, terutama dalam mengenalkan pentingnya menjaga ekosistem laut.
PATTRA-28 Berdiri Sejak 1995
Pengibaran Merah Putih di bawah laut Morela tidak terlepas dari perjalanan panjang PATTRA-28 SMA Negeri 1 Ambon.
Organisasi SISPALA tersebut telah berdiri sejak tahun 1995 dan selama 31 tahun menjadi wadah pembinaan siswa dalam bidang kepencintaalaman.
PATTRA-28 menjadi tempat bagi siswa untuk mengembangkan keberanian, kepemimpinan, kerja sama, ketangguhan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Hingga tahun 2026, PATTRA-28 telah memiliki sebanyak 115 anggota yang tersebar dalam perjalanan panjang organisasi tersebut.
Eksistensi PATTRA-28 selama lebih dari tiga dekade menunjukkan peran penting organisasi siswa dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kecintaan terhadap alam, tetapi juga semangat pengabdian kepada bangsa.
Merah Putih di Laut Maluku
Pemilihan perairan Morela sebagai lokasi pengibaran bendera memiliki makna tersendiri.
Bagi masyarakat Maluku, laut bukan sekadar wilayah geografis, tetapi bagian penting dari kehidupan dan identitas daerah.
Melalui kegiatan tersebut, PATTRA-28 ingin menyampaikan pesan bahwa mencintai Indonesia juga berarti menjaga kekayaan alam yang dimiliki bangsa.
Pengibaran Merah Putih di bawah laut menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup di mana pun berada, baik di daratan maupun di bawah laut.
Generasi muda Maluku diingatkan bahwa menjaga lingkungan laut merupakan bagian dari mengisi kemerdekaan.
Enam Anggota, Satu Semangat Indonesia
Sebanyak enam anggota PATTRA-28 terlibat langsung dalam pelaksanaan upacara bawah laut tersebut.
Mereka tidak hanya membawa bendera ke dasar laut tetapi juga menjalankan proses kegiatan dengan memperhatikan keselamatan dan kondisi lingkungan laut.
Pengalaman itu menjadi pembelajaran nyata bagi para anggota mengenai pentingnya kerja sama, pengendalian diri, tanggung jawab, serta kedisiplinan.
Bagi PATTRA-28, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni HUT Kemerdekaan RI, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter siswa di luar ruang kelas.
Setelah 31 tahun berdiri, PATTRA-28 kembali menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi siswa yang mampu menghadirkan kegiatan kreatif, edukatif, dan penuh makna.
Pengibaran Merah Putih di bawah laut Morela menjadi pesan bahwa mencintai Indonesia dapat diwujudkan melalui karya, keberanian, serta kepedulian terhadap kekayaan alam yang dimiliki bangsa.(*)