Penentuan tuan rumah final Liga Champions 2027 sempat diperebutkan dalam dua proses sebelum venue akhirnya dipastikan.
Final Liga Champions adalah pertandingan terbesar dalam sepak bola antarklub Eropa, dan hanya stadion-stadion terbaik di seluruh Eropa yang dianggap layak untuk menggelarnya.
Namun, UEFA sempat menghadapi proses yang cukup berliku untuk memastikan siapa yang akan mendapatkan hak menjadi tuan rumah final 2027, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 5 Juni.
Proses penawaran awal pada 2023 mengerucut pada dua kandidat, yakni Puskas Arena di Budapest atau San Siro di Milan, tetapi kemudian seluruh proses harus diulang lagi.
Hal itu terjadi karena Hungaria dipilih menjadi tuan rumah final 2026—saat PSG pada akhirnya mengalahkan Arsenal lewat adu penalti untuk mempertahankan trofi—sementara masa depan San Siro dinilai terlalu tidak pasti bagi UEFA untuk menyerahkan final kepada Milan. Keputusan itu pada akhirnya terbukti bijak.
Setelah proses bidding dibuka kembali pada 2024, Azerbaijan mengajukan Stadion Olimpiade Baku, sementara Spanyol memasukkan Estadio Metropolitano milik Atletico Madrid sebagai kandidat, dan pada akhirnya stadion terakhir itulah yang terpilih.
Dengan demikian, 2027 akan menjadi kali kedua Stadion Metropolitano menjadi tuan rumah final Liga Champions putra.
Yang pertama terjadi pada 2019, hanya dua tahun setelah stadion itu dibuka, ketika Madrid menjadi saksi kemenangan Liverpool atas Tottenham.
Kandang Atletico memang hanya merupakan stadion terbesar ketiga di Spanyol, tetapi venue itu dikenal berkat akses transportasi yang sangat baik, fasilitas yang mumpuni, dan infrastruktur pendukung yang luas.
Camp Nou milik Barcelona justru diajukan untuk final Liga Champions Wanita 2027—yang pada kenyataannya akan digelar di Warsawa—sementara stadion yang telah direnovasi itu kini mengincar kesempatan menjadi tuan rumah final putra pada 2029.
Tidak ada rincian yang tersedia mengenai alasan Metropolitano lebih dipilih dibanding kandang Real Madrid, Bernabeu, tetapi tingkat kemodernan yang lebih tinggi serta rekam jejak yang lebih baru dalam sukses menggelar final bisa jadi menjadi faktor penentu.
Sebanyak 36 tim akan memulai kompetisi ini pada September, dengan fase liga kemudian berlanjut ke babak gugur setelah pergantian tahun.
Atletico akan berharap bisa melangkah satu tahap lebih jauh daripada musim lalu dan mengamankan tempat di final di kandang sendiri setelah tersingkir oleh Arsenal pada babak semifinal musim lalu.
Klub tersebut sebelumnya sudah tiga kali mencapai final, yakni pada 1974, 2014, dan 2016, tetapi berakhir sebagai pihak yang kalah dalam ketiga kesempatan itu.
Inggris kembali akan memiliki lima wakil di kompetisi musim ini, dengan Arsenal, Aston Villa, Manchester City, Manchester United, dan Liverpool semuanya memburu trofi.