SURYA.co.id - Panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North baru saja kedatangan kontestan baru yang mencuri perhatian.
Tim dance SMAN 8 Surabaya, Swaxellent, sukses melakoni debutnya dengan konsep unik yang memadukan unsur budaya tradisional dengan karakter dinamis khas generasi muda (Gen Z).
Tampil di DBL Arena Surabaya pada Senin (17/8), Swaxellent membawakan pertunjukan bertema transisi budaya.
Cerita yang diangkat adalah bagaimana nilai-nilai masa lalu bertransformasi menjadi gaya hidup modern yang tetap memiliki akar identitas bangsa.
Perubahan budaya tersebut digambarkan secara apik melalui transisi musik dan koreografi.
Penampilan diawali dengan suasana etnik yang terasa magis dan misterius, sebelum akhirnya meledak dalam irama modern yang akrab di telinga anak muda saat ini.
Manuella Sinovia Kirana, atau yang akrab disapa Ella, salah satu member Swaxellent, menjelaskan bahwa kontras musik tersebut adalah jantung dari penampilan mereka.
"Awalnya kami pakai lagu yang kayak horor-horor gitu, terus di tengah-tengah langsung lagu 'malam chaos ini', perubahannya di situ," ujar Ella.
Pelatih Swaxellent, Hengki Arisandi atau Coach Hengki, mengungkapkan bahwa konsep ini dirancang sederhana namun sarat makna.
Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, kreativitas tim tetap menonjol saat mendampingi tim basket putri SMAN 8 Surabaya bertanding.
Coach Hengki menekankan bahwa inti dari penampilan ini adalah penggambaran evolusi budaya.
"Lewat penampilan ini kami ingin menunjukkan perubahan budaya yang awalnya budaya tradisional dengan kepakemannya dan berubah jadi budaya modern dengan jiwa bebasnya," jelas Coach Hengki.
Visualisasi tema "100 % Indonesia" juga terpancar kuat dari kostum yang mereka kenakan. Swaxellent memadukan busana modern berwarna biru—selaras dengan identitas AQUA DBL Dance—dengan aksen batik.
Uniknya, terdapat detail rumbai pada kostum yang terinspirasi dari arsitektur sejarah Indonesia.
"Terus ini ada rumbai-rumbai kami pilih karena gambarnya mirip sama corak yang ada di candi-candi. Jadi meskipun kostum mereka terlihat sangat modern, kalau dilihat lebih dekat mereka juga menampilkan budaya Indonesia," tutur Coach Hengki.
Menjadi newcomer di ajang sebesar AQUA DBL Dance East Java-North tentu memberikan tantangan mental tersendiri.
Ella mengakui bahwa timnya sempat merasakan demam panggung yang memicu beberapa kesalahan teknis kecil. Namun, mereka berhasil bangkit dengan rasa percaya diri yang tinggi.
"Tetap percaya diri aja sih, nggak peduli sama lawannya dia mau lebih keren atau apa, yang penting kami udah nampilin yang terbaik," kata Ella dengan penuh semangat.
Swaxellent menjadi bagian dari kemeriahan Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang akan menyambangi 31 kota di 22 provinsi di Indonesia.
Selain kompetisi basket, ajang ini juga menjadi panggung bagi talenta dance melalui AQUA DBL Dance yang tahun ini mengusung tema "100 % Indonesia".
Seluruh rangkaian pertandingan dan aksi seru tim dance dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube DBL Play, sementara partai puncak atau laga final juga akan ditayangkan melalui YouTube Good Day ID.