TRIBUNPALU.COM - Sosok Andi Fahrul resmi dilantik sebagai Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 12 Donggala, Sulawesi Tengah, bersama 16 kepala SNT lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Pelantikan tersebut dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah pada 7 Agustus 2026.
Andi Fahrul terpilih setelah mengikuti rangkaian seleksi secara nasional yang diikuti ribuan peserta.
Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, kemampuan akademik, wawancara hingga penilaian akhir atau pantuhir.
"Dari sekitar 8.200 pendaftar, kami melewati berbagai proses seleksi. Pada tahap akhir, peserta yang masuk pantuhir berjumlah 20 orang, kemudian 13 orang yang dinyatakan lolos dan mendapatkan SK," ujarnya saat ditemui TribunPalu.com, Rabu (19/8/2026).
Andi mengaku bangga sekaligus terharu karena dapat terpilih menjadi salah satu kepala SNT dan dipercaya memimpin SNT 12 Donggala.
Terlebih, SNT 12 Donggala merupakan sekolah nasional terintegrasi pertama di Sulawesi Tengah.
Menurutnya, keikutsertaan dalam seleksi tersebut didorong keinginan agar putra daerah turut mengambil peran dalam pengembangan SNT yang dibangun di Kabupaten Donggala.
"Saya punya semangat agar tidak menjadi penonton di rumah sendiri ketika SNT direncanakan dan titik lokasinya ada di Donggala," kata Andi Fahrul.
Ia berharap kehadiran SNT 12 Donggala dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan dan membuka peluang bagi anak-anak Donggala untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.
"Mudah-mudahan kami bisa menjemput bola, kemudian membuat pendidikan anak-anak Donggala bisa lebih bagus lagi dan lebih terdepan," pungkasnya.
Baca juga: Damkar Morowali Minta Perhatian Pemda soal Keterbatasan Armada dan Personel
Andi Fahrul adalah Pria kelahiran Desa Toaya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, 21 Agustus 1987 itu telah mengabdikan diri sebagai pendidik sejak 2010.
Andi menempuh pendidikan dasar di SDN 6 Sindue, kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Sindue dan SMAN 1 Sindue.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Andi melanjutkan studi S1 Pendidikan Matematika di Universitas Tadulako (Untad).
Pendidikan tersebut kemudian dilanjutkan ke jenjang magister. Andi menyelesaikan studi S2 Pendidikan Matematika di Universitas Tadulako pada 2019.
Karier Andi sebagai guru dimulai pada 2010 di Yayasan Karuna Dipa Palu.
Pada 2012, ia kemudian mengajar di Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu.
Baca juga: Serap Aspirasi Warga di Salena, Wim Al Amri Minta Pemerintah Jemput Bola Hasil Pertanian Warga
Pada Maret 2015, Andi diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan ditempatkan di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Tahun 2018, ia pindah dan melanjutkan pendidikan S2.
Setelah menyelesaikan studi pada 2019, Andi melanjutkan pengabdiannya sebagai pendidik.
Ia kemudian dipercaya menjadi guru Matematika di SMPN 1 Sindue.
Kariernya sebagai kepala sekolah dimulai pada 19 Oktober 2023.
Saat itu, Andi dilantik sebagai Kepala SMPN Satap 3 Tanantovea yang berada di kawasan Kebun Kopi.
Belum genap tiga tahun memimpin sekolah tersebut, Andi kembali mendapat kepercayaan setelah lolos seleksi kepala SNT secara nasional dan berhasil terpilih dari ribuan pendaftar.
Ia turut meraih predikat kepala sekolah berprestasi Kabupaten Donggala tahun 2026.
Kini, Andi dipercaya memimpin SNT 12 Donggala yang menjadi SNT pertama di Sulawesi Tengah.
"Saya punya semangat agar tidak menjadi penonton di rumah sendiri," ungkapnya kepada TribunPalu.com, Rabu (19/8/2026).
Sebagai putra daerah, Andi berharap kehadiran SNT dapat menjadi kesempatan bagi anak-anak Donggala untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional.(*)