Profil Kombes Reynold Hutagalung, Kapolres Metro Jakarta Pusat yang Terlibat Debat dengan BEM UI
Laksmi Anindita August 19, 2026 04:37 PM

TRIBUNWOW.COM - Demo yang digelar mahasiswa Universitas Indonesia (UI) diwarnai aksi debat antara Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung dengan Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra.

Keduanya beradu argumen ketika mobil komando untuk unjuk rasa dihadang petugas di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Reynold meminta mobil putar balik karena hanya mengizinkan penggunaan pengeras suara atau toa.

"Mobil komando putar balik, tidak boleh pakai mobil komando di sini. Kita hargai warga lain di sini," katanya saat dipantau Tribunnews.com di lokasi.

Kombes Pol Reynold kemudian menyebut penggunaan mobil komando dapat mengganggu warga atau pekerja di lokasi demo.

Baca juga: Hasil Badminton Ganda Putra Fajar/ Fikri di Kejuaraan Dunia BWF 2026: Menang Mudah 30 Menitan

"Boleh menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu aktivitas warga," lanjutnya

Fathimah lantas mencecar Kombes Pol Reynold karena dinilai alasan itu tak masuk akal.

"Bapak mengatasnamakan warga, tapi kalau tidak sesuai apa yang diomongkan bapak harus bertanggung jawab," ucapnya.

Ketegangan bahkan sempat memuncak hingga terjadi aksi saling dorong secara fisik antara Fathimah dan oknum petugas.

"Di situ perdebatannya terjadi. Pak Reynold sebagai Kapolres bilang bahwa dia akan menjaga anak-anaknya, tapi kenyataannya bawahannya malah menyuruh mobil kita putar balik."

"Bahkan sampai harus saya dengan polisi ini dorong-dorongan," ungkap Fathimah setelah situasi mulai kondusif, dikutip dari Kompas.com.

Profil Kombes Pol Reynold Hutagalung
Dirangkum Tribunnews.com, Reynold Hutagalung memiliki nama lengkap Reynold Elisa Partomuan Hutagalung.

Dia lahir di Jakarta pada 16 November 1977 atau kini berusia 48 tahun.

Reynold menghabiskan masa kecil hingga remaja di Tanah Betawi.

Reynold Hutagalung merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000. Sebelum menempuh pendidikan kepolisian, ia mengenyam pendidikan di SDN 07 Pagi Jakarta pada 1990, SMPN 74 Jakarta pada 1993, dan SMAN 21 Jakarta pada 1996.

Selain pendidikan kedinasan, Reynold juga menempuh pendidikan akademik hingga jenjang doktoral.

Baca juga: RI 1 BELUM KUNJUNGI NTT! Mensesneg Ungkap Alasan: Kita Lihat Kondisi Lapangan Dulu

Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen dari Universitas Surapati Jakarta pada 2004, kemudian menyelesaikan pendidikan Sarjana Ilmu Kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Jakarta pada 2007.

Reynold melanjutkan pendidikan Magister Hukum di Universitas Diponegoro, Semarang, dan lulus pada 2011.

Pada 2019, ia meraih gelar Doktor Ilmu Kepolisian dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.

Sementara dalam pendidikan kedinasan, Reynold pernah mengikuti Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri di Lembang pada 2015.

Ia juga menempuh Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri di lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri pada 2025.

Dalam perjalanan kariernya, Reynold pernah menduduki sejumlah jabatan strategis.

Ia pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bandung Barat, Polda Jawa Barat, serta Kasat Reskrim Kepulauan Seribu, Polda Metro Jaya.

Reynold juga pernah menjadi Kepala Unit (Kanit) V Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Metro Bekasi pada 2017.

Setahun berselang, ia dipercaya menjabat Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polda Metro Jaya.

Pada 2019, Reynold menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Ia kemudian dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Kapolri pada masa kepemimpinan Jenderal Pol Idham Azis pada 2020.

Pada 2021, Reynold mendapat amanah sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung.

Selama bertugas di Lampung, ia menangani sejumlah kasus menonjol.

Salah satunya adalah pengungkapan kasus penembakan terhadap seorang karyawan BRILink di Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, pada 2022.

Reynold juga terlibat dalam pengungkapan kasus polisi tembak polisi di Way Pengubuan, Lampung, pada tahun yang sama.

Kasus tersebut disebut berhasil diungkap dalam waktu sepekan setelah Kombes Pol Reynold Hutagalung menangani perkara tersebut.

Selain itu, ia juga mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan 24 perempuan asal Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Juni 2023.

Setelah bertugas sebagai Dirreskrimum Polda Lampung, Reynold menjabat sebagai Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat II Bareskrim Polri pada 2024.

Ia kini dipercaya sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat menggantikan Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Mutasi ini tercantum dalam lima Surat Telegram (ST) mutasi yang diterbitkan pada 15 Desember 2025.

Jika dihitung per hari ini, artinya Reynold sudah menjabat Kapolres Metro Jakarta Pusat selama 8 bulan 4 hari.

Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman di sejumlah satuan kepolisian, Reynold memiliki rekam jejak panjang, khususnya dalam bidang reserse, penyidikan, dan penanganan berbagai kasus kriminal.

(Tribun-Video.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.