118 Juta Transaksi dalam 6 Bulan, Bank Indonesia Kediri Percepat Ekosistem QRIS
Rendy Nicko August 19, 2026 04:47 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kediri terus memperkuat ekosistem pembayaran digital melalui penyelenggaraan Pekan QRIS Nasional (PQN) bertajuk QRIS Carnival atau QRISNIVAL 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 9-16 Agustus 2026 ini mengusung tema 'Rayakan Digitalisasi! QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak'.

Puncak acara digelar pada 14-16 Agustus 2026 di Kediri Town Square (Ketos) dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan yang menyasar masyarakat luas. Mulai dari talkshow digitalisasi sistem pembayaran, pelindungan konsumen, showcase UMKM, hingga pengalaman penggunaan QRIS Tap dan QRIS Cross Border. 

Selain itu, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan onboarding merchant QRIS, QRIS Run, QRIS Tap Lucky Draw, kompetisi, dan berbagai hiburan yang bertujuan meningkatkan literasi serta penggunaan pembayaran digital di masyarakat. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, mengatakan pelaksanaan PQN selalu beriringan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia karena memiliki semangat yang sama, yakni memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

Baca juga: Puluhan Anggota Damkar dan Satpol PP Blitar Jalani Tes Urine, Deteksi Dini Pengguna Narkoba

"Pelaksanaan PQN selalu dipaketkan dengan HUT RI karena QRIS merupakan upaya Bank Indonesia untuk memperkuat kedaulatan ekonomi melalui kedaulatan sistem pembayaran," kata Yayat Cadarajat dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).

Menurut Yayat, transformasi sistem pembayaran nasional telah dimulai sejak peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) pada 2017. Langkah tersebut kemudian diperkuat dengan hadirnya QRIS pada 2019 sebagai standar nasional pembayaran berbasis kode QR yang menyatukan berbagai penyedia layanan pembayaran. 

Ia menjelaskan, saat ini implementasi QRIS Cross Border telah dapat digunakan di enam negara, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China. Hal ini menjadi bukti bahwa sistem pembayaran digital Indonesia semakin diterima secara global. 

Dalam momentum QRISNIVAL 2026, BI Kediri juga meluncurkan program 'Mall Siap QRIS Tap' pertama di Kota Kediri yang berlokasi di Kediri Town Square. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi pembayaran berbasis Near Field Communication (NFC) kepada masyarakat. 

Yayat menilai pusat perbelanjaan menjadi lokasi strategis untuk memperluas penggunaan pembayaran digital karena memiliki frekuensi transaksi yang tinggi dan melibatkan berbagai kalangan masyarakat.

"Program ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan inovasi sistem pembayaran digital yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi lebih praktis melalui teknologi NFC," katanya. 

Dari sisi kinerja, akseptasi pembayaran digital di wilayah kerja BI Kediri menunjukkan tren positif. Hingga Semester I 2026, volume transaksi QRIS telah mencapai 118,67 juta transaksi dengan dukungan lebih dari 1,02 juta merchant yang telah menggunakan sistem pembayaran tersebut. 

Sejalan dengan perkembangan tersebut, BI Kediri terus melakukan edukasi digitalisasi sistem pembayaran di berbagai daerah, termasuk Kota Kediri, Kabupaten Trenggalek, Kota Madiun, dan Kabupaten Ponorogo. Sasaran edukasi meliputi mahasiswa, generasi muda, pelaku UMKM, komunitas, hingga masyarakat umum. 

Salah satu fokus utama dalam PQN QRISNIVAL 2026 adalah mendorong masyarakat menjadi lebih cakap digital dan bijak bertransaksi. Upaya ini dilakukan agar peningkatan penggunaan layanan digital berjalan seiring dengan pemahaman keamanan transaksi dan perlindungan konsumen. 

"Melalui PQN QRISNIVAL 2026, kami ingin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, penyedia jasa pembayaran, pelaku usaha, komunitas, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan agar akselerasi digitalisasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," pungkas Yayat. 

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.