TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Turnamen Padel Gubernur Cup resmi digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menghadirkan kategori pasangan suami istri (pasutri) yang menjadi salah satu daya tarik dalam gelaran tersebut.
Ketua DPRD Jambi Muhammad Hafiz Fattah menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kejuaraan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga di Jambi, khususnya dalam menjaring dan membina atlet lokal.
"Tentu kami berbahagia dan ikut senang mensuport dengan diadakannya turnamen Padel Cup Gubernur dalam memperingati HUT Kemerdekaan ke-81. Kami berharap acara ini dapat membantu pembinaan para atlet yang ada di Jambi, sekaligus menambah kegiatan positif bagi masyarakat," katanya.
Kategori pasutri menjadi salah satu hal yang menarik perhatian dalam turnamen kali ini. Kategori tersebut juga disambut dengan candaan saat Sekretaris Daerah (Sekda) Jambi menyinggung dinamika pasangan suami istri ketika bertanding.
"Yang uniknya tadi disampaikan ada kategori pasutri. Ini unik menurut saya. Tadi Pak Sekda bilang kalau pasutri main bisa jadi terjadi 'perpecahan' di lapangan, tapi tentu kami doakan pertandingan pasutri ini tidak menyebabkan perceraian," canda nya.
Ia menambahkan, pertandingan pasutri diharapkan justru menjadi sarana mempererat hubungan rumah tangga para peserta melalui olahraga.
"Harapannya makin solid, makin rukun, dan makin sejuk rumah tangganya," katanya.
Turnamen Padel Gubernur Cup diharapkan berlangsung lancar hingga akhir kompetisi serta mampu melahirkan atlet padel berprestasi dari Provinsi Jambi.
Sementara itu, Ketua Panitia Padel Gubernur Cup Muzakir mengatakan, hingga saat ini terdapat 187 peserta yang berasal dari berbagai kalangan.
Kategori yang dipertandingkan mencakup Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, pasangan suami istri (pasutri), hingga kategori umum.
"Sampai saat ini pendaftar secara keseluruhan ada 187 peserta. Ada dari tingkat OPD, vertikal, pasutri, dan juga umum," katanya.
Selain memperebutkan piala tetap dan piala bergilir Gubernur Jambi, turnamen ini juga menyediakan total hadiah dan dana pembinaan sebesar Rp50 juta.
Perkembangan padel di Jambi dinilai cukup pesat. Meski tergolong sebagai cabang olahraga baru di daerah ini, padel telah menarik minat masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari generasi muda hingga orang tua.
"Alhamdulillah, karena padel ini baru di Jambi, antusias masyarakat sangat tinggi sekali. Peminatnya mulai dari generasi muda sampai orang tua sudah banyak sekali yang lari ke olahraga padel ini," katanya.
Dukungan berbagai pihak dan instansi daerah diharapkan terus mendorong perkembangan olahraga padel di Jambi, baik sebagai olahraga rekreasi maupun cabang olahraga prestasi.
(Sopianto/Tribunjambi)
Baca juga: HUT ke-81 RI, Lapas Muara Bulian Serahkan Hadiah bagi Warga Binaan Pemenang Lomba