Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung– Prestasi membanggakan ditorehkan SMA Al Kautsar Bandar Lampung. Sebanyak delapan siswanya berhasil lolos ke Final Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional 2026 pada enam bidang kompetisi.
Baca juga: 10 Siswa SMA Al Kautsar Lolos Olimpiade Sains Provinsi Lampung, Pembinaan Berbuah Prestasi
Kedelapan siswa tersebut akan menjadi duta SMA Al Kautsar sekaligus membawa nama Provinsi Lampung pada ajang bergengsi tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 14–20 September 2026 di Malang, Jawa Timur.
Kepala SMA Al Kautsar Bandar Lampung, Eko Anzair, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan delapan siswa menembus final nasional merupakan buah dari kerja keras, doa, serta kolaborasi berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Lolosnya delapan siswa Al Kautsar ke Final OSN Nasional 2026 untuk enam bidang ini adalah buah kerja keras, doa, dan kolaborasi antara siswa, guru pembina, pelatih, dan orang tua,” ujar Eko Rabu (19/8/2026).
Ia menegaskan, prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa SMA Al Kautsar konsisten membangun budaya prestasi dan mencetak generasi yang unggul di bidang akademik.
Menurut Eko, terdapat tiga kunci utama yang menjadi fondasi keberhasilan para siswa. Pertama adalah komitmen siswa yang ditunjukkan melalui semangat dan disiplin tinggi.
Kedua, pembinaan intensif oleh guru yang kompeten dan berpengalaman. Ketiga, dukungan sistem dari sekolah dan yayasan melalui berbagai program, fasilitas, serta pelatihan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. SMA Al Kautsar menerapkan pola pembinaan bertahap dan berkelanjutan, dimulai dari seleksi internal hingga pelatihan intensif.
Para siswa mengikuti pelatihan rutin sekitar 2–3 kali dalam sepekan, bedah soal, hingga mentoring secara personal atau one-on-one bersama guru pembina.
Khusus delapan siswa yang berhasil lolos tahun ini, pembinaan telah dilakukan selama kurang lebih 8–10 bulan, bahkan sejak mereka duduk di kelas X dan XI. Memasuki masa seleksi, intensitas pembinaan ditingkatkan hingga dilakukan setiap hari.
“Proses pembinaan kami lakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dimulai dari seleksi internal, pelatihan rutin, bedah soal hingga mentoring 1-on-1 dengan guru pembina. Saat mendekati seleksi, pembinaannya kami tingkatkan menjadi setiap hari,” jelas Eko.
Tak hanya mengandalkan kemampuan akademik siswa, sekolah juga memberikan dukungan secara menyeluruh. Mulai dari penyediaan guru pembina khusus, narasumber dari alumni dan madrasah aliyah, hingga berbagai fasilitas penunjang.
Fasilitas tersebut meliputi laboratorium, akses soal dan buku, internet, serta ruang belajar khusus OSN. Para siswa juga mendapatkan pendampingan psikologis dan motivasi, selain dukungan penuh dari orang tua dan yayasan.
Selama proses seleksi, pihak sekolah turut memfasilitasi keberangkatan dan akomodasi para siswa.
Delapan siswa SMA Al Kautsar yang berhasil lolos ke Final OSN Nasional 2026 berasal dari berbagai bidang keilmuan.
Mereka adalah:
Eko berpesan kepada seluruh siswa agar tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjaga kesehatan, akhlak, dan kepercayaan diri selama mengikuti kompetisi.
“Harapan kami sederhana. Pertama, jaga kesehatan, jaga akhlak, dan tampil percaya diri. Kedua, berikan yang terbaik dan bawa pulang medali untuk mengharumkan nama Al Kautsar dan Provinsi Lampung,” katanya.
Ia juga berharap pengalaman mengikuti OSN tingkat nasional dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk melangkah ke jenjang pendidikan dan masa depan yang lebih tinggi.
“Jadikan pengalaman ini bekal untuk masa depan. Kami doakan delapan duta kita pulang dengan prestasi terbaik,” pungkasnya.
(Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini)