TRIBUNMANADO.CO.ID - Hanya Toilet yang masih berdiri.
Sisanya rubuh. Hancur total. Sisa puing yang menghitam.
Itulah suasana di TKP kebakaran di di Kelurahan Paniki Bawah, Lingkungan 1, Kecamatan Mapanget, Rabu (19/8/2026).
Empat rumah disana rata tanah.
Informasi yang dihimpun Tribun Manado, rumah yang terbakar milik Holida Barahama, Keluarga Mintahari Dalengka, keluarga Wilson Barahama dan Sayang Barahama.
Tak ada yang berhasil diselamatkan. Semuanya lenyap.
Warga tinggal baju di badan.
"Kami tinggal baju di badan," kata Dismar salah satu keluarga korban.
Sebut dia, para korban tak bisa menyelamatkan harta benda dan surat berharga.
Sebab api sangat cepat.
"Pun tiupan angin sangat kencang saat itu," katanya.
Ungkap dia, warga sangat butuh pakaian.
Mereka belum ganti pakaian sejak peristiwa nahas itu.
Untuk makanan, kata dia, ada bantuan warga setempat dan gereja.
"Untuk penampungan, kami disini semuanya saudara jadi bisa menumpang di rumah saudara," kata dia.
Menurut dia, jumlah korban terdampak adalah 8 jiwa.
Tribun Manado sambangi TKP Rabu siang.
Lokasi empat rumah terbakar yang berdekatan telah jadi mirip lapangan kecil.
Satu satunya yang masih berdiri adalah sebuah toilet.
Puing puing seng, kayu serta bekas perabotan berserakan.
Semua berwarna hitam akibat terpanggang hampir dua jam.
Bau angus tercium pekat.
Sejumlah warga mengais harta bendanya dalam puing.
Seorang ibu mencari kunci motor dalam tumpukan seng.
Dismar salah satu keluarga kepada Tribun Manado, kebakaran terjadi Rabu sekira pukul 9 pagi.
Keempat rumah dalam keadaan kosong.
"Para penghuninya tengah pergi bekerja," katanya.
Kabar tentang kebakaran itu sampai ke para penghuni.
Mereka segera buru-buru kembali ke rumah.
Beberapa diantaranya segera tiba karena bekerja tak jauh dari rumah.
Seorang ibu sampai diantar bosnya.
"Sampai di rumah, api sudah merajalela, sangat besar dan cepat," kata dia.
Warga hanya bisa pasrah.
Berdoa sambil meneteskan air mata.
"Pemadam datang, tapi semuanya sudah terbakar," katanya.
Sebut dia, warga kehilangan semua harta benda.
Dari surat berharga, uang hingga hewan peliharaan.
"Anjing peliharaan serta ayam ternak turut terbakar," kata dia.
(TribunManado.co.id/Art)