Bule Pemilik Gym di Ubud Bali Usir 3 WN Israel, Sebut Bersikap Kasar, 'Kalian Harusnya Ga di Sini'
Talitha Daren August 19, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Video yang memperlihatkan pemilik pusat kebugaran atau gym di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, mengusir sejumlah warga negara (WN) Israel viral di media sosial.

Dikutip dari Kompas.com pada 19 Agustus 2026, dalam video tersebut, pemilik gym terlihat terlibat percakapan dengan tiga pria yang disebut sebagai warga negara Israel. Pemilik gym kemudian meminta mereka meninggalkan tempat tersebut.

Peristiwa itu menjadi perhatian setelah video diunggah melalui akun Instagram @filaasteni dan beredar luas di media sosial.

Baca juga: Viral Bule Cekcok dengan Pegawai Spa di Canggu Bali, Diduga Tolak Bayar Pijat Gara-gara Membership

Pemilik Gym Sebut Ada Staf yang Diperlakukan Kasar

Dalam video klarifikasi, pemilik gym menjelaskan bahwa persoalan bermula ketika tiga pria datang untuk berolahraga di tempatnya.

Menurut dia, salah satu dari ketiganya bersikap tidak sopan terhadap staf gym. Setelah menerima laporan tersebut, pemilik gym kemudian mendatangi para tamu untuk meminta penjelasan.

Pemilik gym kemudian menanyakan identitas dan kewarganegaraan ketiga pengunjung tersebut. Dari percakapan itu, ia mengetahui bahwa mereka merupakan warga negara Israel.

Baca juga: Bule di Bali Buka Agen Liburan Khusus untuk Warga Israel, Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

GYM DI BALI - Video pemilik gym di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, mengusir warga negara (WN) Israel (Tribun Trends)

Singgung Israel Defense Forces

Dalam video yang beredar, pemilik gym juga menyinggung keterkaitan para tamu dengan Israel Defense Forces (IDF), militer Israel.

Ia menyampaikan sikap tersebut ketika menegur para pengunjung.

“You guys serve in IDF, so you kill babies. So I don't, I don't discuss. That's one thing. I have my morals, that's it, that's it,” ujar pemilik gym.

Pemilik gym juga menyampaikan kepada ketiganya bahwa mereka tidak seharusnya berada di Indonesia dengan menggunakan paspor berbeda.

Setelah percakapan tersebut, pemilik gym meminta ketiganya meninggalkan lokasi.

Baca juga: Pergi Memancing, Pria 38 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Tukad Mati Denpasar Bali

Bantah Penolakan Berdasarkan Agama

Pemilik gym menyatakan pihaknya tidak melayani warga Israel, personel IDF, maupun orang yang bersikap kasar terhadap staf.

Dalam ulasan itu, pemilik gym dituding melakukan tindakan rasial dan diskriminasi berdasarkan agama.

Namun, pemilik gym membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk mengusir ketiga tamu tersebut bukan didasarkan pada agama tertentu, melainkan pada kewarganegaraan, dugaan keterkaitan dengan IDF, serta perilaku salah satu pengunjung terhadap staf.

Kapolsek Ubud I Wayan Putra Antara mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait kejadian yang viral di media sosial tersebut. (TribunTrends.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.