Olah Ikan Jadi Produk Bergizi, Tim Pengabdian Undana Dorong Ketahanan Gizi Keluarga di Nunbaun Sabu
Apolonia Matilde August 19, 2026 08:41 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Universitas Nusa Cendana (Undana) mengajak Kelompok Pemasaran Hasil Perikanan (Poklasar) Barakuda di Nunbaun Sabu sebagai mitra kegiatan. 

Melalui kegiatan tersebut, tim pengabdian berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk pangan yang bergizi, bernilai ekonomi, menarik, dan memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk usaha.

Sebagaimana keterangan, Rabu (19/8/2026), kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu Tridharma perguruan tinggi  yang dilaksanakan oleh TIM Universitas Nusa Cendana yang diketuai oleh Asriati Djonu, S.Pi., M.P dengan anggota Prof. Dr. Yuliana Salosso, S.Pi., MP; Dr. Yudiana Jasmanindar, S.Pi., M.Si.; Wesly Pasaribu, S.Pi., M.Si.; Immaria Fransira, M.P.; serta Bagus Ansani Takwin, S.Pi., M.Si.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya konsumsi ikan bagi pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, pemanfaatan hasil tangkap secara optimal, serta peluang pengembangan produk olahan ikan sebagai salah satu upaya meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga. 

Materi juga diarahkan pada pentingnya diversifikasi produk perikanan sehingga ikan dapat diolah menjadi pangan yang lebih praktis, disukai berbagai kelompok usia, dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga mengikuti pelatihan praktik pembuatan produk olahan ikan, khususnya nugget ikan dan siomay ikan. 

Melalui pelatihan ini, anggota POKLASAR BARAKUDA diberikan pengalaman secara langsung mulai dari persiapan bahan baku, proses pengolahan, pencampuran bahan, pembentukan produk, hingga proses pemasakan. 

Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan bahan dan peralatan serta menerapkan proses pengolahan pangan yang baik untuk menghasilkan produk yang aman dan berkualitas.

Pemilihan nugget dan siomay ikan sebagai produk pelatihan bukan tanpa alasan. Kedua produk tersebut memiliki bentuk dan cita rasa yang relatif mudah diterima oleh masyarakat, termasuk anak-anak. 

Dengan mengolah ikan menjadi produk yang lebih menarik dan praktis, diharapkan konsumsi ikan di tingkat keluarga dapat meningkat. Pada saat yang sama, diversifikasi tersebut membuka peluang bagi kelompok untuk mengembangkan produk olahan ikan sebagai usaha produktif.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi POKLASAR BARAKUDA untuk melihat hasil perikanan dari perspektif yang lebih luas. Ikan yang sebelumnya dipasarkan dalam bentuk segar dapat dikembangkan menjadi produk olahan dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Dengan kreativitas dalam pengolahan, pengemasan, dan pemasaran, produk perikanan lokal berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga sekaligus menyediakan alternatif pangan bergizi bagi masyarakat. 

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat melalui transfer pengetahuan, teknologi, dan keterampilan. 

Ke depan, inovasi produk olahan ikan diharapkan dapat terus dikembangkan, baik dari sisi variasi produk, kualitas, kemasan, keamanan pangan, maupun strategi pemasaran, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi keluarga dan masyarakat Nunbaun Sabu. (fan)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.