Mengenal Extended Concourse MRT, Ruang Bawah Tanah di Dasar Bundaran HI
Winda Nelfira August 19, 2026 10:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Ada ruang baru yang tengah dibangun jauh di bawah kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), anak usaha MRT Jakarta, sedang membangun Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI. Ruang bawah tanah seluas 4.439 meter persegi itu berada sekitar 18 meter di bawah permukaan tanah, tepat di bawah halte Transjakarta Bundaran HI.

Ruang tersebut nantinya menjadi penghubung antara MRT, Transjakarta, serta sejumlah gedung di sekitar kawasan Bundaran HI.

Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta Ferdiansyah Roestam mengatakan pembangunan extended concourse disiapkan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pengguna MRT seiring berlanjutnya pembangunan perpanjangan rute MRT fase satu ke fase dua.

"Kata kuncinya adalah extended concourse dibangun sebagai ruang untuk mendukung peningkatan ridership dan visitor yang akan meningkat pada saat extension rute MRT fase satu akan berlanjut ke fase dua," kata Ferdiansyah dalam rangkaian MRTJ Fellowship Program di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

Menurut Ferdiansyah, jumlah penumpang di Stasiun MRT Bundaran HI diperkirakan bertambah sekitar 6.000 orang.

Saat ini, jumlah pengguna yang perlu dikelola di stasiun tersebut sekitar 11.000 orang. Dengan tambahan tersebut, jumlahnya diproyeksikan mencapai sekitar 17.000 orang.

Karena itu, extended concourse tidak sekadar disiapkan sebagai jalur perpindahan penumpang. Ruang tersebut juga dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan mencegah terjadinya penumpukan.

"Extended concourse memang didesain supaya dia yang pertama bisa memenuhi safety factor jika terjadi hal-hal emergency. Yang kedua, meningkatkan layanan publik supaya tidak terjadi bottlenecking. Dan yang ketiga, area itu bisa menjadi multifungsi untuk mendukung mobilitas orang," jelas Ferdiansyah.

 

Berada 18 Meter di Bawah Tanah

Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta Ferdiansyah Roestam saat menjelaskan soal pembangunan extended concourse, ruang 18 Meter di bawah Bundaran HI. (Liputan6/Winda Nelfira)
Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta Ferdiansyah Roestam saat menjelaskan soal pembangunan extended concourse, ruang 18 Meter di bawah Bundaran HI. (Liputan6/Winda Nelfira)

Posisi extended concourse cukup unik. Ruang tersebut dibangun sekitar 18 meter di bawah permukaan tanah.

Letaknya tepat di bawah halte Transjakarta Bundaran HI dan berada di atas rel MRT yang saat ini beroperasi.

"Dan ini level yang sama dengan concourse MRT Jakarta dan kita ada di atas platform kereta ya. Jadi ini posisinya ada di tengah. Dari at-grade permukaan, kemudian kita ada di posisi 18 meter di bawah permukaan, dan kita ada di atas rel keretanya MRT saat ini," katanya.

Dengan posisi tersebut, ruang bawah tanah ini nantinya menjadi bagian penting dari konektivitas transportasi di kawasan Bundaran HI.

Extended concourse akan memiliki dua akses baru yang disebut Muara 1 dan Muara 2.

Muara 1 berada di sisi barat dan mengarah ke kawasan Plaza Indonesia serta Grand Hyatt. Akses ini akan dilengkapi tangga, eskalator, dan satu lift.

Sementara Muara 2 berada di sisi timur dan mengarah ke Wisma Nusantara serta Hotel Pullman. Akses tersebut juga dilengkapi tangga dan eskalator.

Selain kedua akses tersebut, terdapat lift yang terhubung langsung dengan halte Transjakarta.

Dengan fasilitas itu, penumpang dapat berpindah dari halte Transjakarta menuju extended concourse dan kemudian ke area MRT, maupun sebaliknya.

"Area ini ada di tepat di bawah halte Transjakarta yang akan menghubungkan MRT Stasiun Bundaran HI juga dengan halte TransJakarta, dengan adanya dua muara baru, yaitu Muara 1 yang terhubung langsung dengan Plaza Indonesia dan Grand Hyatt, dan Muara 2 yang tersambung langsung dengan Wisma Nusantara dan Hotel Pullman," kata Ferdiansyah.

 

Ditargetkan Selesai Mei 2027

Mengenal Extended Concourse MRT Bundaran HI: Ruang Bawah Tanah Multifungsi
Mengenal Extended Concourse MRT Bundaran HI: Ruang Bawah Tanah Multifungsi

Pembangunan extended concourse saat ini masih berlangsung. Ferdiansyah mengatakan progres proyek hingga Juli 2026 telah mencapai 21,46 persen. ITJ menargetkan progres meningkat menjadi sekitar 24 persen pada Agustus dan mencapai 45 persen pada akhir 2026.

Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Mei 2027 dan diresmikan pada Juni 2027.

Ketika selesai, ruang bawah tanah seluas 4.439 meter persegi itu diharapkan dapat menjadi salah satu simpul baru perpindahan penumpang di kawasan Bundaran HI, terutama ketika jumlah pengguna MRT meningkat seiring pengembangan jaringan transportasi massal Jakarta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.