Gerakan Serentak Polri Tanam Bawang Putih, Rejang Lebong Jadi Salah Satu Lokasi
Hendrik Budiman August 19, 2026 10:38 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Polri bersama pemerintah dan kelompok tani mulai mendorong percepatan swasembada bawang putih nasional melalui penanaman secara serentak di 17 provinsi di Indonesia.

Di Kabupaten Rejang Lebong, kegiatan penanaman bawang putih tersebut dipusatkan di lahan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu yang ada di Jalan Raya Kelurahan Simpang Nangka Kecamatan Selupu Rejang pada Rabu (19/8/2026).

Kegiatan diawali dengan Zoom Meeting penanaman bawang putih serentak yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo., didampingi sejumlah pejabat utama Mabes Polri.

Penanaman ini menjadi bagian dari program Polri untuk mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional.

Tiga Lokasi di Bengkulu

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid mengatakan, program penanaman bawang putih di Provinsi Bengkulu telah ditentukan pada sejumlah titik.

Tiga lokasi awal berada di Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang. Kemudian, satu lokasi tambahan disiapkan di Kabupaten Bengkulu Tengah

Menurutnya, pelaksanaan program tersebut dilakukan dengan koordinasi dan komunikasi bersama berbagai pemangku kepentingan.

Hal itu dilakukan agar penanaman tidak hanya berhenti pada tahap awal, tetapi dapat dilanjutkan hingga tanaman menghasilkan panen.

Target yang ingin dicapai dalam program tersebut cukup besar, yakni penanaman bawang putih di lahan seluas 250 hektare di wilayah Bengkulu.

Baca juga: 3 Kontraktor Kasus Suap Bupati Rejang Lebong Divonis 2 Tahun Penjara dan Denda Rp100 Juta

"Kita melakukan penanaman, berkoordinasi dan berkomunikasi dengan stakeholder. Karena targetnya 250 hektare,"jelas Kapolda.

Pengembangan bawang putih menjadi salah satu langkah yang perlu didukung karena kebutuhan bawang putih nasional saat ini masih bergantung pada pasokan dari luar negeri.

Ia menyebut Indonesia masih bergantung pada bawang putih dari sejumlah negara, di antaranya China dan India.

Karena itu, penanaman di berbagai daerah diharapkan dapat meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri secara bertahap.

"Mudah-mudahan ini bisa kita dukung terkait swasembada bawang putih,"katanya.

Ia berharap target swasembada bawang putih yang menjadi program pemerintah pusat dapat direalisasikan melalui kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, kementerian terkait, kelompok tani dan pemangku kepentingan lainnya.

"Mudah-mudahan target dari Presiden melalui Polri dan stakeholder ini bisa sama-sama mendukung dan merealisasikan swasembada bawang putih,"harapnya.

Tak Hanya Penanaman

Kapolda menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh kegiatan penanaman.

Menurutnya, tanaman bawang putih membutuhkan pemeliharaan, pendampingan dan pengawasan secara berkelanjutan hingga memasuki masa panen.

Karena itu, Polri akan memperkuat pendampingan kepada kelompok tani yang terlibat dalam program tersebut.

Selain produksi, dukungan terhadap rantai pasok dan gudang penyangga juga diperlukan untuk menjaga kualitas hasil panen serta memastikan ketersediaan benih bagi petani.

Program tersebut melibatkan kerja sama Polri, Kementerian Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, pemerintah daerah dan kelompok tani.

Penanaman bawang putih di wilayah Rejang Lebong dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi petani.

Keterlibatan Polri tidak hanya dilakukan saat proses penanaman, tetapi dilanjutkan melalui pendampingan dan koordinasi bersama kelompok tani serta pemerintah daerah.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari proses budidaya, pemeliharaan hingga masa panen.

"Dengan adanya penanaman di Rejang Lebong, kita berharap produksi bawang putih lokal dapat meningkat dan ikut mendukung target swasembada bawang putih nasional,"tutupnya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.