Sosok Fathimah Azzahra, mahasiswi BEM UI yang Adu Argumen dengan Polisi saat Demonstrasi
Adrianus Adhi August 19, 2026 10:32 PM

SURYA.co.id, Jakarta - Sosok Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Fathimah Azzahra, menjadi sorotan publik setelah tangisnya pecah di tengah aksi mahasiswa di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Mahasiswi kedokteran FKUI itu terlibat adu argumen dengan aparat kepolisian yang menghalangi rombongan mahasiswa menggunakan mobil komando.

Momen emosional tersebut memperlihatkan sisi manusiawi dari aktivis muda yang dikenal kritis dan berani menyuarakan aspirasi.

Dikutip dari Serambi News, Fathimah Azzahra lahir dan besar di Depok, menempuh pendidikan dasar di Binakheir Islamic Elementary School lalu melanjutkan ke Binakheir Islamic Junior High School.

Ia kemudian bersekolah di SMA Negeri 3 Depok hingga lulus pada 2023. Pada tahun yang sama, ia diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia melalui jalur Talent Scouting Program Kelas Khusus Internasional (KKI).

Baca juga: Sosok Kombes Reynold EP Hutagalung yang Debat dengan Mahasiswa UI Usai Larang Mokom Masuk Area Demo

Sejak awal kuliah, Fathimah aktif dalam kegiatan akademik dan organisasi. Pada 2024, ia dipercaya menjadi Head of Community of Neuroscience and Psychiatry (CORE) FKUI. Ia juga pernah menjadi Project Officer kegiatan sosial Semarak Ramadan Forum Studi Islam FKUI.

Keterlibatannya semakin luas ketika ia menjabat sebagai Head of 2nd Commission Dewan Perwakilan Mahasiswa UI pada 2025. Posisi ini membuatnya terlibat dalam dinamika demokrasi kampus dan penyusunan mekanisme kelembagaan mahasiswa.

Selain itu, Fathimah pernah menjadi orator dalam forum Independence of the Medical Profession yang diselenggarakan Dewan Guru Besar FKUI bersama BEM FKUI. Pengalaman ini memperkuat reputasinya sebagai mahasiswa yang kritis terhadap isu kesehatan dan kebijakan publik.

Prestasi akademiknya juga menonjol. Pada Mei 2025, ia bersama timnya meraih Juara I kompetisi riset nasional The 17th Liver Update dengan penelitian di bidang hepatologi.

Aktivisme dan Sorotan Publik

Pada Januari 2026, Fathimah terpilih sebagai Wakil Ketua BEM UI mendampingi Yatalathof Ma’shum Imawan. Jabatan ini menempatkannya sebagai salah satu figur penting yang mewakili suara mahasiswa UI dalam berbagai isu sosial dan kebijakan publik.

Nama Fathimah semakin dikenal setelah tampil dalam forum diskusi mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pandangannya yang kritis mengenai prioritas kebijakan publik membuatnya viral di media sosial.

Dalam aksi di Bundaran HI, Fathimah berhadapan langsung dengan aparat yang melarang penggunaan mobil komando. Ia menegaskan mobil tersebut dibeli dari dana urunan mahasiswa.

“Harusnya bernegosiasi sama kami, kalau memang mereka menghargai kami,” ujarnya.

Ketegangan berujung pada aksi saling dorong, hingga Fathimah terlihat menangis di tengah barikade aparat. Tangis itu menjadi potret lain dari sosok yang selama ini dikenal kritis dan lugas.

Video momen tersebut viral di media sosial, khususnya Threads, dan memicu perdebatan publik. Banyak warganet memuji keberaniannya, sementara sebagian mempertanyakan latar belakangnya.

Aksi Mahasiswa dan Tuntutan

Di tengah aksi, massa mahasiswa dari UI dan kampus lain tertahan di depan Gedung UOB, Jalan MH Thamrin. 

Mahasiswa membawa sejumlah tuntutan, di antaranya penghentian korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), evaluasi proyek strategis nasional, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, serta kritik terhadap program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.

Selain mahasiswa UI, aksi ini juga diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Pancasila, Politeknik Negeri Jakarta, UBK, UHAMKA, serta sejumlah elemen masyarakat sipil.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.