TRIBUNMANADO.CO.ID – Penggunaan mobil listrik mulai semakin terlihat di Sulawesi Utara, termasuk di Kota Tomohon.
Sejumlah warga kini mulai memilih kendaraan listrik untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Kondisi tersebut juga tak lepas dari pertimbangan biaya operasional kendaraan.
Terlebih harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mengalami kenaikan.
Jonathan, salah satu warga Tomohon yang telah menggunakan mobil listrik mengaku merasakan langsung perbedaan setelah beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak ke mobil listrik.
Saat ditemui di kawasan Menara Alfa Omega, Kota Tomohon, beberapa waktu lalu di bulang Agustus 2026, ia mengatakan telah menggunakan mobil listrik jenis BYD selama kurang lebih satu tahun.
Sebelumnya, ia menggunakan mobil Toyota Innova.
Namun, keinginannya untuk memiliki mobil listrik akhirnya mendorongnya mengganti kendaraan tersebut.
Baginya, mobil listrik bukan hanya soal mengikuti perkembangan teknologi.
Tetapi juga menjadi pilihan karena dinilai lebih efisien dan nyaman untuk digunakan sehari-hari.
"Memang sudah menjadi impian saya untuk menggunakan mobil listrik. Sebelumnya saya pakai Innova," ujarnya.
Ia mengaku salah satu hal yang paling dirasakan setelah menggunakan mobil listrik adalah biaya operasional yang lebih hemat.
Selain dinilai lebih irit dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin, penggunaan mobil listrik juga membuatnya tidak lagi bergantung pada antrean di SPBU.
Hanya perlu mengecas dirumah, dan tunggu hingga penuh.
Ia bahkan menyebut kenaikan harga BBM yang terjadi setelah dirinya membeli mobil listrik menjadi sesuatu yang justru membuat keputusannya beralih kendaraan terasa semakin tepat.
"Kalau soal kenyamanan, itu yang saya cari. Dengan mobil listrik saya merasa lebih nyaman dan lebih efisien," katanya.
Menurutnya, mobil listrik sangat cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Apalagi perjalanan di dalam kota.
Untuk perjalanan dari Tomohon menuju Manado maupun Bitung, misalnya, kendaraan listrik masih dirasakannya nyaman digunakan.
Namun, bukan berarti penggunaan mobil listrik tanpa kendala.
Keterbatasan fasilitas pengisian daya atau charging station masih menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Terutama ketika hendak melakukan perjalanan jauh ke daerah yang belum memiliki fasilitas pengisian kendaraan listrik.
"Kalau kendalanya mungkin ketika pergi ke tempat yang jauh dan tidak ada tempat untuk mengecas. Kalau untuk dalam kota, ke Manadojustru lebih enak digunakan," tuturnya. (Pet)
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini