Apa langkah berikutnya untuk Musiala? Ini pandangan Bayern Munchen
Agus Firmansyah August 20, 2026 02:13 AM

Jamal Musiala saat ini tengah menghadapi masalah kesehatan. Ia sempat kolaps di lapangan saat menghadapi RB Leipzig pada akhir pekan, dan kembali mengalami hal serupa saat melawan Heidenheim kemarin, Selasa.

Situasi itu tentu memicu kekhawatiran besar di kalangan pendukung Bayern Munchen. Seusai pertandingan kontra Heidenheim, Musiala menjelaskan bahwa ia mengalami gangguan neurologis yang dikenal sebagai “absans”.

“Saya mendapatkan perawatan medis terbaik untuk hal ini dan sangat optimistis. Bayern Munchen serta keluarga dan teman-teman saya selalu berada di sisi saya dan mendukung saya dalam perjalanan ini,” kata Musiala dalam sebuah pernyataan setelah pertandingan.

Meski demikian, sejumlah pertanyaan masih tersisa. Apakah masalah ini akan berdampak pada kariernya?

Musiala mengatakan pada Selasa: “Yang terpenting adalah tidak ada risiko kesehatan lebih lanjut. Dalam konsultasi erat dan komunikasi rutin dengan para ahli, merupakan keinginan pribadi saya untuk menghadapi tantangan ini.”

Menurut laporan dpa, di internal Bayern Munchen ada optimisme yang berhati-hati bahwa Musiala bukan hanya akan mampu melanjutkan kariernya, tetapi juga tidak akan mengalami pembatasan yang drastis. Karena itu, tidak ada indikasi bahwa ia tidak akan bisa kembali tampil di level tertinggi. Faktor terpenting untuk saat ini adalah penyesuaian pengobatannya.

Namun, fakta bahwa masalah tersebut muncul dua kali dalam rentang waktu yang sangat singkat telah menjadi sinyal peringatan. Hal itu diungkapkan oleh presiden kehormatan Bayern Munchen, Uli Hoeness, dalam wawancara dengan Sky.

“Sekarang, dengan dua insiden pada Sabtu dan kemarin ini, jelas ini adalah masalah—pertama dan terutama, tentu saja, bagi Jamal sendiri. Sejujurnya, saya pergi tidur memikirkannya dan bangun juga memikirkannya,” jelas Hoeness. Ia juga kembali menegaskan bahwa sang pemain mendapat dukungan penuh dari Bayern Munchen.

Hoeness juga menyatakan bahwa tidak ada risiko kesehatan dan bahwa klub terus berkomunikasi secara intensif dengan para spesialis.

“Para spesialis—para ahli saraf yang menanganinya—telah memberikan jaminan tertulis kepada kami bahwa, dari sudut pandang mereka, tidak ada yang menghalangi Jamal untuk berpartisipasi dalam olahraga performa tinggi. Sejak saat itu, kami tidur sedikit lebih nyenyak di malam hari. Tetapi sekarang, sejujurnya, kami harus membiasakan diri dengan situasi baru ini. Saya kehilangan kata-kata,” lanjut Hoeness. Langkah-langkah berikutnya kini akan dikoordinasikan secara erat dengan para dokter yang merawatnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.