Persiga Trenggalek Menang Tipis Lawan Blitar Poetra di Piala Soeratin U-17
Rendy Nicko August 20, 2026 02:50 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Persiga Trenggalek meraih kemenangan tipis 1-0 atas Blitar Poetra dalam pertandingan Piala Soeratin U-17.

Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut diwarnai jual beli serangan dari kedua kesebelasan.

Persiga yang tampil di hadapan ratusan suporter, berupaya mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.

Sayang, banyak peluang tercipta di babak pertama tak membuahkan gol satupun.

Kartu merah Persiga berawal dari Ahmad Doni Alvaro pada menit ke-63, setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain depan Blitar Poetra usai kalah sprint.

Baca juga: Update Arisan Online Kediri, Istri Polisi Ditahan di Mapolres usai Resmi Jadi Tersangka

Meski kalah jumlah pemain, Persiga akhirnya mampu memecah kebuntuan pada babak kedua.

Gol tersebut tercipta setelah pemain Persiga berhasil menyambut bola dari situasi umpan ke dalam.

Revin Dwi berhasil mencetak gol pada menit ke-71.

Pelatih Persiga Trenggalek, Bima Wahyu Romadhoni, menilai kartu merah tersebut layak diberikan karena pemainnya menjadi orang terakhir dalam situasi tersebut.

"Kalau menurut saya, secara teknis layak karena orang terakhir. Kartu merah tadi justru menambah motivasi anak-anak untuk lebih berjuang karena kita tahu kita menjadi tuan rumah," ulas Bima Wahyu Romadhoni, Rabu (19/8/2026).

Bima mengakui timnya belum puas dengan hasil pertandingan tersebut. Menurut dia, Persiga seharusnya mampu mencetak lebih dari satu gol jika melihat banyaknya peluang yang tercipta.

"Untuk hasil kita belum puas karena banyak peluang yang tersia-siakan. Harusnya kita dapat lebih dari hari ini. Ini menjadi evaluasi tim kami ke depan," bebernya.

Ia juga menyebut kartu merah tersebut tidak lepas dari menurunnya konsentrasi pemain ketika terlalu fokus melakukan serangan.

"Konsentrasi pemain kita juga menurun. Tadi kita sering menyerang. Kejadiannya cuma satu atau dua kali, tetapi itu menyebabkan kartu merah. Konsentrasi kurang dan kita terlalu terlena dengan penyerangan," jelasnya.

Senada, Ketua Umum Persiga Trenggalek, Ayub Nualak, mengatakan timnya sebenarnya memiliki sejumlah peluang pada babak pertama.

Namun, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.

"Alhamdulillah pertandingan hari ini sangat seru. Memang pemain kita menguasai babak pertama, banyak peluang, tetapi belum ada yang masuk. Alhamdulillah di babak kedua ada yang menyambut bola dan masuk," ujar Ayub Nualak.

Ayub menambahkan evaluasi akan dilakukan bersama pelatih dan manajer.

Terlebih untuk meningkatkan kemampuan pemain dalam memanfaatkan peluang di area kotak penalti.

"Evaluasi nanti kita komunikasi dengan coach dan manajer. Bagaimana pemain kita agar bola-bola yang kemelut di dalam kotak penalti itu bisa menjadi gol," paparnya.

Persiga selanjutnya akan menghadapi Perspa Pacitan pada pertandingan kedua. 

Ayub optimistis timnya mampu kembali meraih kemenangan setelah melihat perkembangan permainan para pemain pada laga perdana.

"Kita optimistis juga melawan Pacitan dengan pertandingan kali ini karena dilihat anak-anak sudah mulai berani untuk bertanding. Insyaallah melawan Pacitan kita menang," pungkasnya.

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.