Jakarta (ANTARA) - Gelandang Belanda keturunan Indonesia Tijjani Reijnders, resmi meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan klub Arab Saudi, Al Qadsiah.

Manchester City mengonfirmasi transfer Reijnders melalui media sosial resmi klub, Selasa (19/8) waktu setempat, setelah sang pemain hanya satu musim memperkuat The Citizens.

"Tijjani Reijnders telah bergabung dengan Al Qadsiah melalui kesepakatan permanen, dengan ketentuan menunggu izin internasional. Semoga sukses," tulis Manchester City melalui akun Instagram resmi klub.

Al Qadsiah kemudian mengumumkan kedatangan Reijnders melalui media sosial resmi mereka. Klub tersebut menyambut pemain keturunan Indonesia itu dengan unggahan yang menampilkan foto Reijnders.

"Ada perekrutan yang benar-benar menyempurnakan segalanya. Bintang top satu ini milik kita," tulis Al Qadsiah.

Reijnders baru bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2025 dan masih memiliki kontrak hingga 2030. Namun, menurut laporan Sport Bible, pemain berusia 27 tahun tersebut tidak masuk dalam proyek pelatih Enzo Maresca.

Maresca disebut menginginkan tambahan gelandang untuk memperkuat skuad Manchester City, terlebih lagi setelah ditinggalkan Rodri ke Barcelona.

Reijnders mengucapkan terima kasih kepada Manchester City setelah kepergiannya dikonfirmasi.

"Menjadi bagian dari skuad yang memenangkan dua trofi spesial pada musim lalu merupakan pengalaman dan pencapaian luar biasa yang akan selalu saya kenang," kata Reijnders.

"Saya mungkin akan melanjutkan perjalanan, tetapi Manchester City akan selalu memiliki tempat khusus di hati saya," lanjutnya.

Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Al Qadsiah menebus Reijnders dengan nilai transfer mencapai 60 juta pound sterling atau sekira Rp1,4 triliun.