Dukung Penggunaan Kendaraan Listrik di Sulut, PLN Targetkan Tambah 8 SPKLU Tahun Ini
Rizali Posumah August 20, 2026 09:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), baik roda dua maupun roda empat, mulai tumbuh di Sulawesi Utara.

Kondisi ini mendorong penguatan infrastruktur pendukung, khususnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Saat ini, tercatat sebanyak 32 unit SPKLU telah beroperasi dan tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Utara untuk melayani kebutuhan masyarakat pengguna EV.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit mengatakan, sebagian besar SPKLU berada di kantor PLN.

"Misalnya di kantor PLN UID Suluttenggo di Jalan Bethesda Manado dan PLN UP3 Manado di Jalan Ahmad Yani Manado dan kantor UP3 di beberapa kabupaten kota," kata Noven kepada Tribunmanado.co.id, Rabu 19 Agustus 2026.

Infrastruktur pengisian daya ini tidak hanya terpusat di fasilitas milik negara.

PLN juga merangkul pihak swasta untuk memperluas jangkauan layanan, seperti penyediaan titik pengisian di Kawasan Megamas, Bandara Internasional Sam Ratulangi, hingga The City Kemang.

Noven menilai ketersediaan SPKLU saat ini sudah cukup memadai untuk mengakomodasi kebutuhan pemilik kendaraan listrik, mengingat mayoritas pengguna EV biasanya memasang instalasi pengisi daya mandiri di rumah.

Kendati demikian, komitmen untuk memperluas jaringan pendukung terus dilakukan.

Tahun ini, PLN UID Suluttenggo menargetkan penambahan delapan unit SPKLU baru sesuai roadmap yang telah disusun berdasarkan perkembangan pasar.

"Ketika ada peningkatan kebutuhan, pasti PLN akan memenuhinya dengan mengadakan unit SPKLU baru," katanya lagi.

Kesiapan infrastruktur tersebut berbanding lurus dengan peminatan masyarakat di pusat perekonomian Bumi Nyiur Melambai.

Tingkat penjualan mobil listrik di Manado mencatatkan performa positif, bahkan menembus angka pemesanan hingga dua digit.

Diler BYD Haka Manado, misalnya, berhasil mengantongi angka pemesanan hingga 56 unit kendaraan listrik sepanjang Juli 2026.

Branch Manager BYD Haka Manado, Richardo Franklyn Aponno mengungkapkan, besarnya angka permintaan unit membuktikan minat masyarakat Sulawesi Utara terhadap mobil listrik semakin besar.

"Sekaligus menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap mobil listrik semakin besar," kata Richardo kepada Tribunmanado.co.id, Minggu 2 Agustus 2026.

Kondisi serupa dirasakan diler Hyundai Manado.

Kendati menyasar segmen premium, lini produk EV dari pabrikan ini tetap memikat konsumen lokal.

Beberapa unit Hyundai Kona yang dilepas di atas harga Rp 700 juta tercatat sukses diserap pasar.

"Produk EV Hyundai tetap ada yang beli. Pasarnya mereka yang memang mencari mobil listrik dengan spesifikasi di atas," ujar sumber Tribun dari Hyundai Manado.

Menurut sumber tersebut, motivasi utama konsumen membeli mobil listrik umumnya didasari oleh keinginan meraih pengalaman berkendara baru serta efisiensi biaya operasional harian.

"Sekarang tingkat kesadaran masyarakat semakin besar. Apalagi infrastruktur penunjang seperti SPKLU semakin mudah ditemui di Manado," kata sumber lagi. (ndo)

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.