Kronologi Bocah SD di Bogor Ditemukan Tewas Tergantung, Sempat Minta HP yang Digadai Ditebus
Glery Lazuardi August 20, 2026 10:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - KD (12), seorang bocah SD ditemukan tergantung di dalam kamar rumahnya di Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kronologi Penemuan

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh kakeknya pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat itu, sang kakek yang datang berkunjung tidak mendapat jawaban saat memanggil korban.

Kapolsek Cibinong, Kompol Jonny Handoko membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah hukumnya. Ia menyebut, sang kakek yang saat itu berkunjung tak mendapat respons ketika memanggil nama bocah tersebut.

"Kakek korban masuk ke dalam dan mendapati korban dalam keadaan tergantung tali kain warna hitam putih," ujarnya, Rabu (19/8/2026).

Sang kakek yang saat itu terkejut melihat korban sudah tak berdaya segera melakukan pertolongan. Akan tetapi, nyawa korban tak tertolong karena sudah tak bernafas dengan posisi bersandar ke pintu kamar.

Sang kakek pun segera menghubungi orang tua korban dan melaporkannya kepada pengurus lingkungan hingga akhirnya diteruskan kepada pihak kepolisian.

"Hasil pemeriksaan tidak didapat luka akibat kekerasan baik tajam maupun tumpul, dan penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan," katanya.

Baca juga: Wanita Tewas Tergantung di Serang Banten Ternyata Korban Pembunuhan, Pelaku Punya Hubungan Dekat

Sempat Singgung HP yang Digadai

Berdasarkan keterangan orang tua korban saat olah TKP, korban sempat menanyakan telepon seluler miliknya yang sedang digadaikan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Korban memang berulang kali meminta gawai tersebut ditebus, namun orang tuanya belum memiliki cukup uang.

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah masalah tersebut menjadi pemicu utama peristiwa ini.

"Penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan," ujar Jony.

Sebelum kejadian, korban diketahui masih sempat menggunakan ponsel milik ibunya pada malam hari dan menyiapkan seragam sekolah untuk keesokan harinya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga juga telah sepakat menolak proses autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.