Huistra Sebut Kesiapan Fisik Pemain PSS Sleman Menuju Super League Sudah 80 Persen
Muhammad Fatoni August 20, 2026 11:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman terus mematangkan persiapan jelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Setelah menjalani sejumlah laga uji coba, pelatih Pieter Huistra menilai skuad Super Elja mulai menunjukkan bentuk permainan yang diharapkan.

Huistra menyebut kesiapan timnya saat ini berada di kisaran 70 hingga 75 persen.

Namun, jika melihat aspek fisik, PSS Sleman sudah berada di level yang lebih tinggi, yakni sekitar 80 persen.

“Jika dilihat dari persentasenya, mungkin saat ini sekitar 70 atau 75 persen. Secara fisik mungkin 80 persen, secara taktis sekitar 70-75 persen, dan secara teknis masih bisa berkembang lagi,” kata Huistra, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, perkembangan PSS Sleman tidak hanya terlihat dari kondisi fisik pemain.

Pola permainan yang mulai terbentuk serta proses adaptasi pemain-pemain baru juga menjadi indikator positif.

Hal itu terlihat dalam laga uji coba terakhir.

PSS Sleman mampu mendominasi permainan meski menghadapi lawan yang turun dengan kekuatan penuh, termasuk menurunkan seluruh pemain asingnya.

“Kami tidak terlalu berfokus pada hasil akhir, melainkan pada apa yang kami tampilkan di lapangan dan apa yang kami instruksikan kepada pemain,” ujarnya.

Huistra mengakui kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena PSS Sleman hanya menurunkan empat atau lima pemain asing dalam pertandingan tersebut.

Meski demikian, ia tetap puas dengan performa tim.

Menurut Huistra, para pemain baru mulai menemukan kecocokan dengan gaya bermain yang diterapkannya.

“Sangat menyenangkan melihat pola permainan yang mulai terbentuk serta para pemain baru yang mulai beradaptasi dengan gaya bermain kami. Sejauh ini saya puas dan bahagia sebagai pelatih,” tuturnya.

Baca juga: Dua Pekan Jelang Kick Off Super League, Pieter Huistra Kejar Target Genjot Fisik Pemain PSS Sleman

Belum Selesai

Kendati demikian, Huistra enggan menganggap persiapan PSS Sleman sudah selesai. 

Masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.

Salah satunya adalah mentalitas bertanding.

Menurut Huistra, karakter mental pemain ketika tampil dalam pertandingan liga tidak bisa sepenuhnya diukur melalui laga uji coba.

“Untuk mental, hal itu selalu berbeda dan sulit diprediksi. Mental saat bertanding di liga tentu berbeda dengan laga uji coba,” katanya.

Huistra percaya PSS Sleman memiliki pemain-pemain dengan mentalitas yang bagus.

Namun, kualitas tersebut baru benar-benar akan teruji ketika kompetisi dimulai.

“Secara mentalitas, saya rasa kami memiliki pemain-pemain hebat, tetapi kami masih harus melihat pembuktiannya di pertandingan pertama nanti,” ucapnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.