80 Persen Pencari Kerja Mamuju Pilih Morowali, Lapangan Kerja di Daerah Masih Susah
Abd Rahman August 20, 2026 11:47 AM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Masyarakat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, disebut banyak memilih merantau ke luar daerah untuk mencari pekerjaan yang layak.

Daerah yang menjadi tujuan utama para pencari kerja asal Mamuju yakni kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah, dan sejumlah wilayah di Kalimantan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Peningkatan Tenaga Kerja Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Kabupaten Mamuju, Irda, saat ditemui, Kamis (20/8/2026).

Baca juga: Rumah dan Ratusan Sapu Lidi Ludes Terbakar, Lansia 72 Tahun di Polman Hanya Bisa Pasrah

Baca juga: Kemarau Melanda Sulbar, Ini Tata Cara dan Bacaan Salat Istisqa untuk Memohon Hujan

Menurut Irda, tingginya mobilitas tenaga kerja Mamuju ke luar daerah turut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam membaca data ketenagakerjaan di daerah.

"Banyak yang keluar. Terutama ke Morowali dan Kalimantan," kata Irda saat diwawancarai tribun-sulbar.com di ruangannya di kantor Disnakertrans Mamuju.

Ia menyebut, dari data pencari kerja yang dimiliki Disnakertrans Mamuju, sekitar 80 Persen pengambil kartu kuning akan kemorowali terutama di tahun 2024 dan 2025.

Irda mengatakan, banyaknya warga Mamuju yang memilih bekerja di Morowali tidak terlepas dari peluang kerja yang tersedia di kawasan industri tersebut.

Bahkan, kata dia, ketika masyarakat ditanya mengenai tujuan mencari pekerjaan, Morowali menjadi salah satu jawaban yang paling banyak muncul.

"Kalau ditanya mau ke mana, rata-rata jawabannya Morowali," ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat Disnakertrans Mamuju berupaya memperkuat fasilitasi antara pencari kerja dengan perusahaan yang membuka lowongan di daerah.

Menurut Irda, langkah tersebut penting agar masyarakat tidak selalu harus keluar daerah untuk mendapatkan pekerjaan.

Ia menambahkan, Disnakertrans Mamuju kini memfasilitasi pencari kerja dengan prusahaan yang dapat digunakan untuk membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja lokal.

Irda mencontohkan, saat ada perusahaan dari Jakarta yang berencana membuka cabang di Mamuju, pihaknya langsung menawarkan fasilitasi perekrutan tenaga kerja lokal.

Ia berharap semakin banyak perusahaan membuka peluang kerja di Mamuju sehingga masyarakat memiliki alternatif pekerjaan tanpa harus meninggalkan daerah.(*)

 

Laporan wartawan tribun-sulbar.com Baiq Sukma widiawati
 
 

 
 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.