Pengembalian Dana Jemaah Travel Gema Talbia, Kementerian Haji Cek Aset Perusahaan
asto s August 20, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mulai menelusuri aset Travel Gema Talbia sebagai bagian dari upaya memastikan pengembalian dana jemaah yang gagal diberangkatkan.

Pengecekan aset dilakukan untuk mengetahui kemampuan perusahaan memenuhi kewajibannya kepada ratusan jemaah yang dana perjalanannya belum dikembalikan.

Kasubdit Penindakan Haji dan Umrah Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah RI, Nano Sugiyatno, mengatakan pihaknya masih menelusuri aset yang dimiliki perusahaan.

"Kita masih coba telusuri kemampuan perusahaan, apakah ada aset atau tidak," kata Nano usai memeriksa jemaah dan pihak Travel Gema Talbia di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Rabu (19/8/2026).

Dana jemaah Sekitar Rp2 Miliar

Dari pemeriksaan sementara, Kementerian Haji dan Umrah menemukan adanya dana sekitar Rp2 miliar milik ratusan jemaah yang harus dikembalikan.

Selain menelusuri aset perusahaan, pemerintah juga mendalami penggunaan dana jemaah tersebut.

Salah satu informasi yang diperoleh tim pemeriksa menyebutkan dana jemaah diduga digunakan untuk membayar perpanjangan ruko.

"Kerugian sekitar Rp2 miliar, penggunaannya untuk pembayaran perpanjangan ruko," ujar Nano.

Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi.

Kementerian Haji dan Umrah juga masih menghitung kemampuan Travel Gema Talbia untuk menyelesaikan kewajibannya kepada para jemaah.

Izin Travel Gema Talbia Kembali Diverifikasi

Selain persoalan dana, Kementerian Haji dan Umrah akan memeriksa kembali legalitas dan izin yang dimiliki Travel Gema Talbia.

Berdasarkan informasi sementara, perusahaan tersebut memiliki izin sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Namun, Nano mengatakan pihaknya masih perlu memastikan status dan cakupan izin tersebut.

"Ini izinnya PPIU, tapi apakah kita verifikasi lagi. Karena setahu saya belum ada izin haji plus," jelasnya.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan program dan layanan yang ditawarkan Travel Gema Talbia sesuai dengan izin yang dimiliki.

Hal tersebut juga menjadi bagian dari pemeriksaan setelah muncul laporan dari jemaah terkait dugaan penelantaran dan kegagalan keberangkatan. (Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri)

Baca juga: Fakta Tersembunyi di Balik Sindiran Siswa SMAN 1 Sarolangun ke Pejabat soal Tambang Emas Ilegal

Baca juga: Terulang Lagi, Pawai di Bungo Jambi Selesai Larut Malam

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.