TRIBUNNEWS.COM - Peluang Emil Audero kembali ke Juventus masih terbuka, tetapi kepindahan kiper Timnas Indonesia itu belum sepenuhnya aman.
Juventus disebut telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Audero. Namun, transfer tersebut baru bisa terwujud jika Mattia Perin meninggalkan Turin.
Situasi ini membuat masa depan Perin menjadi salah satu kunci dalam rencana Juventus di sektor penjaga gawang.
Sebelumnya, Juventus memang menyiapkan Audero sebagai kandidat pelapis Guglielmo Vicario, kiper yang baru mereka datangkan dari Tottenham Hotspur.
Namun, rencana tersebut berubah setelah Juventus mulai membuka kemungkinan mempertahankan Perin.
Kabar mengenai kesepakatan Juventus dengan Emil Audero disampaikan jurnalis transfer Italia, Nicolo Schira, pada Rabu (19/8/2026).
Schira menyebut Juventus telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Audero untuk kembali ke klub yang pernah menjadi tempatnya menimba ilmu.
Como 1907 sebagai klub pemilik Audero juga disebut membuka peluang untuk melepas kiper berusia 29 tahun tersebut.
Nilai transfernya diperkirakan berada di angka 3 juta euro atau sekitar Rp62 miliar.
"Juventus telah mengamankan Emil Audero sebagai cadangan Vicario, jika Mattia Perin pergi. Kesepakatan prinsip telah tercapai dengan mantan kiper Juve tersebut. Como juga telah membuka pintu untuk penjualan," tulis Schira melalui akun X.
Artinya, Audero sebenarnya sudah berada dalam posisi yang cukup dekat dengan Juventus.
Namun, ada satu syarat penting yang harus terpenuhi lebih dahulu, yakni Perin harus pergi dari Juventus.
Baca juga: Kabar Baik Timnas Indonesia, Jay Idzes Pulih dari Cedera dan Siap Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026
Masalahnya, situasi terbaru justru menunjukkan Perin belum tentu meninggalkan Juventus.
Kiper berusia 33 tahun tersebut memang mendapat tawaran dari Palermo. Klub tersebut disebut menawarkan kontrak berdurasi tiga tahun.
Namun, Perin dikabarkan lebih memilih bertahan di Turin.
Menurut Schira, Perin bahkan meminta Juventus memberikan kontrak baru hingga 2028.
Negosiasi antara kedua pihak masih berlangsung dan keputusan mengenai masa depannya diharapkan segera diambil.
Jika Juventus akhirnya memperpanjang kontrak Perin, maka rencana mendatangkan Audero bisa berubah.
Pasalnya, Juventus saat ini sudah memiliki Vicario sebagai kiper utama dan Perin sebagai opsi pelapis.
Dalam skenario tersebut, kebutuhan untuk mendatangkan Audero menjadi tidak terlalu mendesak.
Audero sendiri bukan nama asing bagi Juventus.
Kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, tersebut merupakan jebolan akademi Juventus. Ia kemudian meninggalkan Turin untuk mendapatkan menit bermain dan membangun karier di sejumlah klub Italia.
Audero pernah menjalani masa peminjaman bersama Venezia, Sampdoria, dan Inter Milan sebelum akhirnya menjadi bagian dari Como.
Saat ini, Audero masih memiliki kontrak bersama Como hingga 30 Juni 2028 setelah sebelumnya menjalani masa peminjaman di Cremonese.
Karena itu, Juventus harus melakukan negosiasi dengan Como jika ingin memulangkan mantan pemain akademinya tersebut.
Dengan harga sekitar 3 juta euro, kepindahan Audero sebenarnya cukup memungkinkan.
Hanya saja, Juventus kini harus menunggu keputusan Perin terlebih dahulu.
Situasi ini membuat masa depan Emil Audero masih menggantung.
Kesepakatan prinsip dengan Juventus memang sudah disebut tercapai, tetapi kepindahan sang kiper Timnas Indonesia ke Turin baru bisa terealisasi jika Juventus lebih dulu menentukan nasib Mattia Perin.
Jika Perin pergi, pintu Audero ke Juventus terbuka lebar. Jika Perin bertahan, rencana comeback Audero ke Turin berpotensi kembali tertunda.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)