Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Dampak dari perubahan iklim El Nino di Kota Ambon hingga saat ini masih dalam level sedang.
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Ambon, Frits Tatipikalawan, hal ini karena hujan masih mengguyur beberapa wilayah.
Meski hanya beberapa hari, namun berpengaruh pada perubahan suhu dan kelembapan tanah.
"Levelnya belum naik, karena dari beberapa hari terakhir sampai tadi malam masih hujan walaupun hanya sesaat, tapi berpengaruh pada suhu" ujarnya saat diwawancarai TribunAmbon.com, Kamis (20/8/2026).
Baca juga: Dinsos Malteng Perkuat Pemenuhan Hak Disabilitas dan Kelompok Rentan, 41 Penerima Terima Bantuan
Baca juga: Perkuat Tata Kelola UMKM di MBD, Dosen PSDKU Unpatti Dorong Literasi Akuntansi dan Kesadaran Hukum
Sementara itu terkait insiden kebakaran lahan, Frits menyebutkan disebabkan karena ulah warga yang membakar sampah saat cuaca sedang terik.
Akibatnya api dengan mudah menjalar dan membakar area kering lainnya.
"Kebakaran terjadi di beberapa tempat bukan karena suhu tinggi, tapi karena ulah masyarakat, seperti membakar sampah," ungkapnya.
Selanjutnya untuk penyaluran air bersih, Frits mengatakan hingga saat ini belum ada laporan permintaan yang masuk dari warga.
Sebelumnya, Ia telah mengimbau warga untuk meminimalisirkan penggunaan air bersih, sehingga mempu bertahan hingga dua pekan kedepan.
Saat ini BPBD telah menyiapkan satu armada untuk penyaluran air bersih ke warga.
"Hingga saat ini belum ada laporan dan permintaan," tambahnya.
Meski begitu, ia tetap mengingatkan warga untuk menghubungi layanan darurat pemerintah saat membutuhkan penanganan. (*)