TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN – Polres Simalungun Polda Sumatera Utara melakukan Pemeriksaan keamanan pangan di tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bawah naungan Polres Simalungun. Kegiatan ini menjadi bentuk upaya menjaga kualitas manganan sebelum sampai ke meja penerima.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba menyampaikan bahwa tujuan pemeriksaan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat, di mana Polres Simalungun secara rutin melaksanakan pemeriksaan Food Safety di seluruh SPPG guna memastikan makanan yang didistribusikan aman dikonsumsi.
“Kegiatan pemeriksaan ini dilaporkan langsung oleh Kasi Dokkes Simalungun, dr. Sirovenesia Banjarnahor, kepada Kabid Dokkes Polda Sumut dan Kapolres Simalungun,” kata Verry Purba, Kamis (20/8/2026).
Pemeriksaan dilaksanakan serentak di tiga lokasi SPPG pada Kamis, 20 Agustus 2026, dimulai dari SPPG Polres Simalungun 3 pukul 07.00 WIB, dilanjutkan SPPG Polres Simalungun 2 pukul 07.30 WIB, dan SPPG Polres Simalungun 1 pukul 08.00 WIB.
"Pemeriksaan makanan dan minuman telah dilaksanakan dan seluruhnya dalam keadaan aman untuk dikonsumsi," ucap dr. Sirovenesia Banjarnahor dalam laporannya.
Di SPPG Polres Simalungun 1, menu yang diperiksa meliputi nasi putih, daging sapi gulai, tahu isi, lalapan timun, dan buah semangka, dengan total distribusi mencapai 2.803 porsi.
Sementara di SPPG Polres Simalungun 3, menu sekolah terdiri dari nasi putih, chicken katsu sambal matah, sop tahu daun kunyit, tumis wortel dan buncis lada hitam, serta buah duku, ditambah menu 3B berupa nasi putih, sop dori kuah kuning, tempe karage, tumis sayur, dan jeruk, dengan total penerima manfaat sebanyak 2.683 orang.
"Menu yang diperiksa di SPPG Polres Simalungun 3 mencakup menu sekolah dan menu 3B, dengan total penerima manfaat sebanyak 2.683 orang," ungkap dr. Sirovenesia Banjarnahor.
Adapun di SPPG Polres Simalungun 2, menu porsi besar untuk jenjang PAUD hingga SMA terdiri dari nasi putih, ikan nila sambal geprek, tempe crispy, sup kentang wortel, dan buah manggis. Sementara menu keringan 3B disesuaikan untuk kategori balita, ibu menyusui, dan ibu hamil, lengkap dengan buah-buahan dan susu UHT sesuai kebutuhan gizi masing-masing, dengan total penerima manfaat mencapai 2.769 orang.
"Total penerima manfaat di SPPG Polres Simalungun 2 mencapai 2.769 orang, dengan menu yang disesuaikan khusus bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui," kata dr. Sirovenesia Banjarnahor.
Dari hasil pemeriksaan organoleptik di ketiga lokasi, seluruh sampel makanan menunjukkan bentuk, rasa, aroma, dan warna yang normal. Sementara dari sisi uji kimia, seluruh sampel dinyatakan negatif dari kandungan boraks, formalin, nitrit, nitrat, serta fosfat, dengan tingkat keasaman (pH) berada di angka 6 yang tergolong aman untuk dikonsumsi.
"Hasil uji kimia menunjukkan seluruh sampel makanan negatif dari boraks, formalin, nitrit, nitrat, dan fosfat, dengan pH normal di angka 6," pungkas dr. Sirovenesia Banjarnahor.
AKP Verry Purba menambahkan, secara keseluruhan, ketiga kegiatan pemeriksaan food safety di SPPG Polres Simalungun 1, 2, dan 3 berjalan dengan baik dan lancar tanpa ditemukan adanya kendala. Total penerima manfaat dari ketiga SPPG tersebut mencapai 8.255 orang, mencakup pelajar, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah Kabupaten Simalungun.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus dipertahankan secara konsisten sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda dan kelompok rentan, sekaligus menjadi bentuk pengawasan berkelanjutan Polri terhadap kualitas pangan yang beredar dan dikonsumsi oleh masyarakat Simalungun.
(alj/tribun-medan.com)