El Nino Ekstrem Melanda Sulut, Gubernur YSK Minta Antisipasi Kekeringan
Dewangga Ardhiananta August 20, 2026 10:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Fenomena El Nino ekstrem yang melanda Sulawesi Utara (Sulut) sejak akhir Mei hingga Agustus 2026 mulai menimbulkan dampak serius di sejumlah sektor.

Kondisi tersebut dipicu kekeringan meteorologis dengan periode Hari Tanpa Hujan (HTH) yang cukup panjang di delapan daerah di Sulut.

Situasi ini bahkan telah meningkatkan risiko kekeringan dan memicu berbagai persoalan, mulai dari lingkungan, kesehatan hingga aktivitas perekonomian masyarakat.

El Nino ekstrem yang melanda Sulut sejak akhir Mei hingga Agustus 2026
ANTISIPASI - Fenomena El Nino ekstrem yang melanda Sulut sejak akhir Mei hingga Agustus 2026 mulai menimbulkan dampak serius di sejumlah sektor. Gubernur YSK menilai langkah antisipasi harus segera dilakukan, terutama di wilayah yang memiliki potensi mengalami kekeringan panjang.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) meminta seluruh pihak tidak menganggap remeh kondisi tersebut.

Menurut YSK, langkah antisipasi harus segera dilakukan, terutama di wilayah yang memiliki potensi mengalami kekeringan panjang.

"Kita menghadapi musim kemarau yang panjang. Karena itu, mari kita antisipasi wilayah yang berpotensi kekeringan ini," ujar YSK.

Ia menekankan pentingnya pemetaan wilayah yang rawan kekeringan sehingga pemerintah dapat menentukan langkah penanganan secara lebih cepat dan tepat.

Selain itu, pengelolaan sumber daya air juga harus dioptimalkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berkurangnya sumber air.

Fenomena El Nino ekstrem yang melanda Sulut sejak akhir Mei Agustus 2026
ANTISIPASI - Fenomena El Nino ekstrem yang melanda Sulut sejak akhir Mei hingga Agustus 2026 mulai menimbulkan dampak serius di sejumlah sektor. Gubernur YSK menilai langkah antisipasi harus segera dilakukan, terutama di wilayah yang memiliki potensi mengalami kekeringan panjang.

"Melakukan pemetaan wilayah, mengoptimalkan pengelolaan air, melakukan percepatan tanam dengan menggunakan varietas tahan kekeringan, mengatur pola tanam, serta meningkatkan koordinasi dan sinergi," katanya.

Kekeringan ekstrem yang terjadi di Sulut berpotensi menimbulkan efek berantai.

Lahan yang mengering ditambah suhu udara yang tinggi dapat meningkatkan risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Di sisi lain, sumber air baku dan sumur warga juga berpotensi mengalami penyusutan sehingga mengganggu kebutuhan air bersih masyarakat.

Sektor pertanian menjadi salah satu yang paling terdampak. 

Minimnya pasokan air untuk irigasi dapat mengganggu pertumbuhan tanaman bahkan berisiko menyebabkan gagal panen.

Dampak lainnya juga dirasakan dari sisi kesehatan.

Debu akibat kondisi tanah yang kering serta asap dari kebakaran lahan dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan atau ISPA.

Kondisi tersebut kemudian bisa merembet ke sektor ekonomi.

Gubernur YSK menilai langkah antisipasi harus segera dilakukan
ANTISIPASI - Fenomena El Nino ekstrem yang melanda Sulut sejak akhir Mei hingga Agustus 2026 mulai menimbulkan dampak serius di sejumlah sektor. Gubernur YSK menilai langkah antisipasi harus segera dilakukan, terutama di wilayah yang memiliki potensi mengalami kekeringan panjang.

Berkurangnya produksi komoditas pangan lokal dapat menyebabkan pasokan di pasar menurun dan berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.

Karena itu, YSK meminta penanganan kekeringan dilakukan secara bersama-sama dan tidak hanya mengandalkan satu sektor.

Koordinasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, petani dan masyarakat dinilai penting untuk menghadapi dampak El Nino sekaligus menjaga ketahanan pangan Sulawesi Utara.

Pemerintah juga didorong melakukan percepatan tanam dengan memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering serta menyesuaikan pola tanam dengan kondisi cuaca.

Langkah tersebut diharapkan dapat menekan risiko gagal panen sekaligus menjaga ketersediaan pangan di Sulut selama musim kemarau berlangsung.

(TribunManado.co.id/Ren)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.