TRIBUNTRENDS.COM - Kasus investasi yang menyeret nama presenter sekaligus artis Ruben Onsu tengah menjadi perhatian publik. Ruben dikabarkan menjadi tersangka dalam dugaan penipuan dan penggelapan terkait persoalan investasi dan pinjaman.
Di tengah kabar tersebut, aktor sekaligus sutradara Aditya Gumay turut menyampaikan pandangannya mengenai kondisi yang tengah dihadapi Ruben. Aditya menilai persoalan tersebut perlu dilihat secara utuh, terutama mengenai alasan Ruben mengambil pinjaman dan bagaimana tanggung jawab yang selama ini dipikulnya.
Menurut Aditya, pinjaman yang dilakukan Ruben bukan semata-mata digunakan untuk kepentingan pribadi. Ia meyakini ada berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi Ruben, mulai dari keluarga hingga karyawan yang menggantungkan kehidupannya pada usaha dan pekerjaan yang dijalankan sang artis.
Aditya melihat Ruben sebagai sosok yang selama ini memiliki rasa tanggung jawab besar terhadap orang-orang di sekitarnya. Karena itu, ia tidak memandang persoalan yang kini dihadapi Ruben hanya dari sisi finansial, tetapi juga dari beban dan tanggung jawab yang berada di pundaknya.
Baca juga: Ruben Onsu Buat Komunitas Kajian Rutin untuk Mualaf, 110 Orang Sudah Terdaftar dari Berbagai Daerah
Jika kabar mengenai status tersangka tersebut benar, Aditya menyebut kondisi itu sebagai babak baru dalam kehidupan Ruben. Menurutnya, persoalan hukum yang muncul tidak serta-merta membuat Ruben menjadi orang yang akan menghindari tanggung jawab.
Aditya justru meyakini Ruben akan menghadapi persoalan tersebut. Ia menilai Ruben bukan tipe orang yang akan melarikan diri ketika menghadapi masalah, terlebih karena selama ini Ruben dikenal sebagai sosok yang berusaha bertanggung jawab terhadap berbagai persoalan yang melibatkan dirinya maupun orang lain.
"Menurut saya, kalau Ruben benar menjadi tersangka, ini adalah babak baru dalam hidupnya. Saya yakin Ruben adalah orang yang bertanggung jawab dan tidak akan lari dari masalah," ujar Aditya Gumay, dikutip TribunTrends dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (21/8/2026).
Lebih lanjut, Aditya mengungkapkan bahwa Ruben sebenarnya memiliki sejumlah aset yang dapat digunakan untuk menyelesaikan kewajiban finansialnya. Namun, persoalannya adalah proses penjualan aset tidak dapat dilakukan secara instan dan membutuhkan waktu.
Aditya memahami bahwa aset yang dimiliki seseorang tidak selalu bisa langsung dicairkan menjadi uang. Ada proses yang harus dilalui, terlebih jika aset tersebut memiliki nilai yang cukup besar. Karena itu, ia meminta persoalan Ruben tidak dilihat secara sederhana hanya berdasarkan ada atau tidaknya aset.
Ia juga menggambarkan Ruben sebagai sosok yang selama ini lebih sering mengutamakan kebahagiaan orang lain dibandingkan dirinya sendiri. Menurut Aditya, karakter tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Ruben bersedia memikul banyak tanggung jawab, termasuk dalam urusan keluarga dan orang-orang yang bekerja bersamanya.
Dalam pandangan Aditya, kondisi yang sedang dialami Ruben merupakan sebuah persoalan berat, tetapi bukan berarti tidak memiliki jalan keluar. Ia optimistis masalah tersebut pada akhirnya dapat diselesaikan dengan cara yang baik.
"Saya yakin masalah ini akan selesai dengan baik," kata Aditya Gumay.
Di sisi lain, Aditya juga menyinggung keinginan Ruben untuk mengambil jeda dari dunia hiburan. Menurutnya, Ruben sempat memiliki keinginan untuk rehat dari aktivitasnya di industri entertainment dan menggunakan waktu tersebut untuk lebih mendalami agama serta mencari ketenangan secara mental.
Keinginan tersebut dinilai Aditya menjadi bagian dari perjalanan Ruben dalam menghadapi berbagai perubahan dalam kehidupannya. Ia melihat Ruben kini sedang berada dalam fase untuk menata kembali kehidupan, baik dari sisi spiritual maupun kondisi mental.
Aditya kemudian mengaitkan persoalan yang dialami Ruben dengan perjalanan spiritualnya setelah menjadi mualaf. Ia memandang berbagai masalah yang datang dalam kehidupan Ruben sebagai sebuah ujian.
Bagi Aditya, ujian tersebut bukan semata-mata sesuatu yang harus dipandang negatif. Ia justru percaya bahwa setiap persoalan yang dihadapi Ruben dapat menjadi bagian dari proses untuk membuatnya semakin kuat dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Aditya mengatakan dirinya melihat perubahan dalam kehidupan Ruben setelah memeluk Islam. Salah satunya adalah kebiasaan Ruben dalam menjalankan ibadah yang disebut semakin baik.
Ia bahkan menyebut Ruben semakin rajin beribadah, termasuk menjalankan salat tahajud. Menurut Aditya, Ruben tetap berusaha istikamah meskipun harus menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupannya.
"Ini mungkin ujian untuk Ruben setelah menjadi mualaf, dan saya melihat ini sebagai cara Tuhan untuk menaikkan derajatnya," tuturnya.
Aditya menilai perjalanan hidup Ruben tidak selalu mudah. Namun, berbagai ujian yang datang justru diharapkan dapat menjadi momentum bagi Ruben untuk semakin memperkuat keimanan dan menemukan ketenangan yang selama ini dicari.
Dukungan pun diberikan Aditya kepada Ruben. Ia berharap persoalan yang sedang dihadapi sahabatnya tersebut dapat segera menemukan titik terang dan diselesaikan melalui jalan terbaik.
Bagi Aditya, Ruben bukan hanya seorang figur publik yang dikenal masyarakat luas. Ia melihat Ruben sebagai sosok yang memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya dan selalu berusaha memberikan kebahagiaan kepada banyak pihak.
Karena itu, Aditya memilih untuk memberikan dukungan moral kepada Ruben di tengah persoalan yang sedang menjadi sorotan. Ia berharap Ruben dapat melewati fase sulit tersebut dengan tetap kuat dan istikamah.
"Ruben itu sosok yang luar biasa. Saya akan terus memberikan dukungan untuk dia dan berharap semua persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik," pungkasnya.
Kasus investasi yang dikaitkan dengan Ruben Onsu kini menjadi babak penting dalam perjalanan hidupnya. Sementara proses hukum berjalan, dukungan dari orang-orang terdekat menjadi salah satu kekuatan bagi Ruben untuk menghadapi persoalan tersebut.
Aditya Gumay pun berharap Ruben dapat melewati ujian tersebut dengan kepala tegak, menyelesaikan seluruh tanggung jawabnya, serta menemukan ketenangan yang selama ini ingin dicapainya.
(TribunTrends)