Mukhlis Kembali Jabat Ketua Golkar Bireuen
mufti August 21, 2026 10:22 AM

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Ir H Mukhlis ST terpilih kembali sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bireuen dalam Musda VII di Aula Hotel Fajar, Bireuen, Kamis (20/8/2026).

Informasi itu disampaikan Sekretaris Partai Golkar demisioner, H Yusri Abdullah kepada Serambi, petang kemarin. Ia menyebutkan, dalam sidang yang dipimpin perwakilan DPD I Partai Golkar Aceh, 17 Pengurus Kecamatan (PK) Golkar dan organisasi sayap Partai Golkar membuat surat pernyataan dukungan terhadap kepemimpinan H Mukhlis.

Selain itu, mereka juga mengusung sebagai Ketua Partai Golkar Bireuen. Berdasarkan surat pernyataan itu, maka pimpinan sidang menetapkan kembali Mukhlis sebagai Ketua DPD Golkar Bireuen periode kedua untuk masa bakti 2026-2031. 

“Musda berjalan lancar. Semua sepakat dengan pertanggungjawaban dan secara aklamasi meminta H Mukhlis untuk memimpin Partai Golkar Bireuen. Satu keberhasilan berhasil menempatkan sembilan kader Golkar menjadi  anggota DPRK Bireuen periode 2024-2029,” sebut Yusri. 

Dalam rapat itu juga berhasil menyusun tim formatur sebanyak lima orang. Mereka terdiri dari ketua terpilih sebagai ketua formatur, ditambah dua orang unsur kecamatan, satu dari unsur Provinsi, dan satu dari organisasi sayap Partai Golkar. Mereka diberi waktu selama sebulan untuk membentuk pengurus baru Partai Golkar Bireuen.

Musda Partai Bireuen secara resmi dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Aceh, HM Salim Fakhry SE MM, di Aula Hotel Fajar. Peserta Musda dari berbagai kecamatan hadir ke lokasi dan umumnya memakai atribut kuning khas Partai Golkar. 

Sebelum acara dimulai, maka ditampilkan video ragam aktivitas Ketua DPD Partai Golkar Bireuen, Ir H Mukhlis ST yang juga Bupati Bireuen. Kegiatan itu juga dihadiri anggota DPR RI asal Aceh, sesepuh Partai Golkar, pimpinan partai politik, dan undangan lainnya.(yus)

Konsolidasi Organisasi

Ketua DPD Partai Golkar Aceh, HM Salim Fakhry SE MM dalam arahannya memberikan apresiasi atas kehadiran pengurus Partai lokal dan Partai nasional. "Membangun Bireuen tidak bisa diharapkan dengan bupati saja, seluruh partai harus mendukung. Kalau ada gangguan biasa, itu pak bupati. Itu membuat motivasi sebagai pemimpin kabupaten untuk memacu agar Bireuen dikenal sebagai Kota Juang bisa akses di Provinsi dan Indonesia," tuturnya.

Salim Fakhry menegaskan, Partai Golkar di bawah kepemimpinannya mau tidak mau harus melaksanakan Musda. Sebab, Musda merupakan sarana konsolidasi organisasi.

Ia mengingatkan kepada pengurus yang baru agar jangan berorientasi keluarga, boleh ada keluarga tetapi berikan porsi tertentu. "Kalau selalu kita berfikir di lingkungan kita saja, partai ini tidak berkembang. Semua Partai saat ini menuju partai yang modern," katanya.

"Saya ingatkan kepada ketua baru DPD Bireuen yang terpilih nanti, tidak usah curi kursi partai lain karena baik partai nasional dan partai lokal kawan kita. Cuma raih kursi untuk partai kita sendiri," pesan Ketua Partai Golkar Aceh.(yus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.