Jadwal Festival Seni, Budaya dan Olahraga Bahari di NTB hingga Akhir Agustus 2026
jonisetiawan August 21, 2026 12:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Penghujung Agustus 2026 menjadi waktu yang menarik untuk menikmati berbagai agenda budaya, seni, tradisi, hingga kegiatan wisata di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Memasuki pekan-pekan terakhir bulan kemerdekaan, sejumlah daerah di NTB telah menyiapkan beragam kegiatan yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan tradisi dan potensi pariwisata masing-masing wilayah.

Dari kawasan wisata Senggigi di Lombok Barat, tradisi masyarakat Bayan di Lombok Utara, hingga agenda budaya di Bima dan Sumbawa Barat, berbagai event tersebar di sejumlah destinasi.

Bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang sedang merencanakan perjalanan ke NTB, daftar agenda berikut bisa menjadi referensi untuk mengisi akhir Agustus 2026.

Baca juga: Prakiraan Cuaca NTB Hari Ini & Besok 21-22 Agustus 2026: Mataram dan Lombok Barat Tembus 34 Derajat

1. Festival Senggigi

Festival Senggigi menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian pada pekan ketiga Agustus.

Kegiatan ini berlangsung pada 21-23 Agustus 2026 di kawasan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, dan menjadi bagian dari rangkaian Pekan Kesenian Senggigi.

Kawasan Senggigi sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata populer di Lombok. Perpaduan antara panorama pantai, aktivitas wisata, dan kegiatan seni membuat festival ini menjadi salah satu agenda yang menarik untuk dikunjungi.

Bagi wisatawan yang berada di Lombok pada periode tersebut, Festival Senggigi dapat menjadi pilihan untuk menikmati suasana kawasan wisata sekaligus menyaksikan rangkaian kegiatan seni dan budaya.

2. Festival Sangiang Api

Beranjak ke Pulau Sumbawa, agenda budaya kembali hadir melalui Festival Sangiang Api.

Festival ini dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026 di wilayah Kabupaten Bima.

Nama Sangiang Api sendiri erat dengan kawasan Sangiang yang memiliki karakteristik budaya dan alam tersendiri. Kehadiran festival menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mengangkat kekayaan budaya masyarakat setempat.

Wisatawan yang ingin menjelajahi sisi lain NTB dapat memasukkan agenda ini ke dalam rencana perjalanan selama akhir Agustus.

3. Maulid Adat Bayan

Bagi pencinta wisata budaya dan tradisi, Maulid Adat Bayan menjadi salah satu agenda yang patut diperhatikan.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Maulid Adat Bayan dikenal sebagai tradisi masyarakat adat yang memiliki nilai sejarah dan budaya kuat. Pelaksanaannya menjadi bagian dari cara masyarakat menjaga warisan leluhur sekaligus mempertahankan identitas budaya yang telah diwariskan lintas generasi.

Agenda ini menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan festival wisata pada umumnya. Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati pertunjukan, tetapi juga dapat melihat bagaimana tradisi dan kehidupan masyarakat adat tetap dipertahankan.

4. Giri Menang Karnaval – 29 Agustus 2026

Pada 29 Agustus 2026, kemeriahan juga hadir di Lombok Barat melalui Giri Menang Karnaval.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Giri Menang Park, Lombok Barat.

Karnaval menjadi salah satu bentuk perayaan yang biasanya menghadirkan kreativitas masyarakat melalui berbagai tampilan seni dan budaya.

Dengan lokasinya yang berada di Lombok Barat, agenda ini dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati kegiatan akhir pekan sekaligus merasakan atmosfer perayaan daerah.

Baca juga: Bukit Seger NTB Viral Buntut Dugaan Pungli & Sampah, Pemkab Lombok Tengah Bongkar Status Pengelolaan

5. Kite Surf Exploring

Tidak hanya festival budaya, NTB juga menawarkan agenda yang berkaitan dengan aktivitas wisata bahari.

Salah satunya adalah Kite Surf Exploring yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Agustus 2026 di Gili Nunjer, Lombok Timur.

Kegiatan ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang menyukai aktivitas berbasis laut dan olahraga air.

Gili Nunjer menjadi salah satu lokasi yang dapat memperlihatkan potensi wisata pesisir Lombok Timur. Kehadiran agenda kite surf juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan destinasi tersebut kepada wisatawan yang mencari pengalaman wisata berbeda.

6. Festival Sampan Elak-Elak

Masih dari Lombok Barat, ada Festival Sampan Elak-Elak yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Lokasinya berada di Sekotong, Lombok Barat.

Festival ini mengangkat unsur bahari dan kehidupan masyarakat pesisir. Nama sampan sendiri tidak dapat dipisahkan dari aktivitas masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.

Agenda tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenalkan Sekotong sebagai salah satu kawasan dengan potensi wisata alam dan bahari yang cukup besar di Lombok Barat.

Baca juga: Kabar Gembira Warga NTB! Rekrutmen Volunteer MotoGP 2026 Dibuka, Cek 9 Posisi yang Dibutuhkan

7. Pesona Keris Nusantara

Bagi pencinta sejarah dan benda pusaka, Pesona Keris Nusantara menjadi agenda yang menarik.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Pasar Seni Senggigi, Lombok Barat.

Keris merupakan salah satu warisan budaya Nusantara yang memiliki nilai sejarah, seni, dan filosofi.

Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat keris bukan hanya sebagai benda pusaka, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan budaya masyarakat Indonesia.

8. Ballona Festival Kertasari

Agenda lainnya yang turut masuk dalam kalender kegiatan NTB adalah Ballona Festival Kertasari.

Festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Desa Kertasari, Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengangkat potensi desa dan destinasi wisata lokal. Desa Kertasari sendiri memiliki karakter kawasan pesisir yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Kehadiran festival juga memberikan ruang bagi masyarakat setempat untuk memperkenalkan potensi budaya, kreativitas, dan daya tarik daerah mereka.

Dengan berbagai pilihan tersebut, akhir Agustus 2026 bukan sekadar penutup bulan. Bagi wisatawan yang ingin menikmati NTB dari sisi yang lebih luas, periode ini dapat menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana alam, budaya, tradisi, dan kreativitas masyarakat berpadu dalam berbagai event daerah.

***

(TribunTrends)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.