SUPERBALL.ID - Thailand memutar otak untuk bisa menyiarkan final ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF, Madam Pang sampai minta bantuan menteri dan pejabat pemerintahan.
Laga final ASEAN Championship 2026 mempertemukan Thailand dan Vietnam, Madam Pang dibuat pusing dengan hak siar pertandingan.
Sebelumnya Piala AFF tahun ini tidak disiarkan secara gratis di Thailand, hal itu memaksa masyarakat membayar langganan agar bisa menonton.
Situasi itu sempat membuat publik Negeri Gajah Perang lesu dalam memberikan dukungan terhadap timnasnya di Piala AFF.
Kebanyakan mereka merasa iri dengan negara-negara Asia Tenggara lain yang menyiarkan secara gratis pertandingan Piala AFF tahun ini.
Bahkan di Indonesia saja, pertandingan dari sejak babak penyisihan grup sampai final nanti disiarkan secara gratis di kanal YouTube Reza Arap (YB).
Meski saat ini Timnas Indonesia sudah tidak lagi bermain karena telah tersingkir sejak pertandingan keempat babak penyisihan grup.
Apa pun itu, publik Thailand patut bergembira setelah ketua umum federasi mereka berjuang mendapatkan hak siar dua laga final nanti.
"Madam Pang berkolaborasi dengan Tanukiart Chanchum, Direktur Dana Pengembangan Olahraga Nasional (NSDF), dan Surasak Panjaroenworakul, Menteri Pariwisata Olahraga," tulis Siam Sports.
"Hanha untuk mencapai kesepakatan dengan pimpinan True Group mengenai siaran televisi gratis dua pertandingan final Piala AFF 2026 Vietnam dan Thailand," imbuh mereka.
Leg pertama final antara Thailand dan Vietnam akan berlangsung di Stadion Rajamangala pada Sabtu (22/8/2026).
Empat hari kemudian, leg kedua final akan diadakan di Stadion My Dinh, Hanoi, tepatnya pada Rabu (26/8/2026).
Ini adalah kali ketiga berturut-turut tim nasional Thailand dan Vietnam bertemu di final Piala AFF (tahun 2022, 2024, dan 2026).
Kedua tim telah memenangkan kejuaraan sekali (Thailand menang pada tahun 2022 dan Vietnam menang pada tahun 2024).
Keduanya sangat bertekad untuk menegaskan kembali posisi mereka sebagai tim nomor satu di Asia Tenggara dalam pertemuan ketiga ini.
Thailand berpotensi menambah gelar mereka untuk ke delapan kalinya jika berhasil memenamgkan pertandingan nanti.
Sementara Vietnam tentu mengincar gelar keempat, kedua negara ini akan semakin meninggalkan Indonesia dalam perolehan gelar juara.
Indonesia hanya mampu keluar sebagai runner-up sebanyak enam kali, belum satu pun trofi yang dapat diraih skuad Garuda.
Kesempatan Indonesia membalas kegagalan dalam turnamen ini akan datang pada akhir September nanti tepatnya pada FIFA ASEAN Cup.
Turnamen resmi perdana FIFA yang digelar untuk negara Asia Tenggara, berbeda dengan Piala AFF yang bukan agenda resmi federasi pusat.
Selain hadiah melimpah, Indonesia berpotensi meraup poin FIFA yang cukup lumayan jika berhasil meraih gelar juara turnamen ini.