Mau ke Kamar Mandi Malah Temukan Mayat Terapung di Bawah Bakau Teluk Kendari, Kronologi Saksi
Sitti Nurmalasari August 21, 2026 02:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Berikut kronologi penemuan mayat laki-laki di kawasan pesisir Teluk Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat (21/8/2026) pagi.

Mayat yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan mengapung di belakang salah satu kafe yang berada di pesisir teluk ini.

Lokasinya di Jl Madusila, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, yang berjarak sekitar 5,9 kilometer (km) atau 13 menit berkendara ke kawasan eks MTQ, pusat Kota Kendari.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota (Kasat Reskrim Polresta) Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan, kronologi penemuan mayat itu berawal sekitar pukul 06.30 wita.

Karyawan kafe berinisial AA (50) keluar dari kamarnya hendak ke kamar mandi kafe dan resto pinggir pesisir tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS Ciri-ciri Mayat Laki-laki di Bawah Pohon Bakau Teluk Kendari Sulawesi Tenggara

Pada saat melewati tempat latihan karate, saksi melihat ke arah laut di bawah pohon bakau.

Dia kemudian melihat sesosok mayat dengan posisi terlungkup, selanjutnya memanggil saksi lainnya berinisial MJN (26).

MJN kemudian melaporkan penemuan tersebut ke pemilik kafe, S.

Selanjutnya menghubungi personel Kepolisian Sektor (Polsek) Poasia.

Polsek ini berlokasi di Jl Badak, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, sekitar 2,2 km atau 6 menit berkendara dari lokasi kejadian.

Baca juga: Kondisi Mayat yang Ditemukan di Wakatobi, Wajah Bersimbah Darah, Busana Lengkap, Tanpa Alas Kaki 

Sekitar pukul 06.50 Wita, personel piket polsek tersebut tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung memasang garis polisi.

Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Kendari (KP3) juga tiba di TKP sekitar pukul 07.20 Wita dan mendata saksi-saksi.

Kantor Polsek KP3 berlokasi di Jl Konggoasa, Kelurahan Kandai, sekitar 12 menit berkendara atau 6,5 km dari lokasi penemuan mayat.

Sekitar pukul 07.40 Wita, Tim Inafis Polresta Kendari tiba di lokasi kejadian.

Tim di bawah naungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) ini langsung melakukan olah TKP.

Polresta bermarkas di Jl DI Panjaitan, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, 7-9 km atau 15-25 menit berkendara dari TKP.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Bhayangkara kemudian tiba di TKP sekitar pukul 07.45 Wita.

Selanjutnya, mengevakuasi mayat ke RS di Jl Gunung Meluhu, Kecamatan Mandonga, Kendari, itu untuk penanganan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Kompol Welliwanto Malau mengatakan polisi saat ini tengah fokus mengumpulkan alat bukti serta menelusuri identitas korban.

"Identitas korban masih kami selidiki. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat," ujarnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.