7 Daerah di Kalsel Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla, Modifikasi Cuaca Belum Dapat Dilakukan
Irfani Rahman August 21, 2026 02:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU- Meski saat ini Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di sejumlah wilayah di Kalimangan Selatan upaya modifikasi cuaca atau Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum bisa dilakukan.

Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra mengungkap modifikasi cuaca belum dapat dilaksanakan pada waktu ini. 

Diungkapkannya meski  pesawat dan bahan penyemaian telah tersedia di Posko Satgas Udara, kondisi awan hujan belum mendukung pelaksanaan penyemaian

"Pesawat dan bahannya siap standby, namun awan hujannya saat ini belum ada di wilayah Kalimantan Selatan," jelas Ronny, di sela pembagian masker ke pengguna jalan di Trikora, Jumat (21/8/2026)

Sementara itu, status penanganan karhutla di Kalsel masih berada pada level siaga. 

Baca juga: Banjarbaru Masih Jadi Wilayah Terparah Karhutla di Kalsel, BPBD Bagikan Ribuan Masker

Baca juga: Kabut Asap Kepung Banjarbaru dan Banjar, Jarak Pandang Tinggal 20 Meter, Hatmi: Mata Sampai Pedih

Namun, diakuinya jumlah wilayah di Kalsel yang menetapkan status Siaga Darurat sudah bertambah menjadi tujuh wilayah setelah Hulu Sungai Utara turut menetapkan status tersebut.

Adapun tujuh daerah tersebut, yakni Banjarbaru, Banjar, Batola, Tapin, HSS Tanbu, dan HSU.

Masih dijelaskan Ronny, berdasarkan data BPBD, Kota Banjarbaru masih menjadi wilayah dengan luasan lahan terbakar dan kejadian karhutla yang cukup tinggi. 

Selain Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Tanah Laut juga menjadi daerah yang mendapat perhatian dalam penanganan kebakaran lahan.

Adapun dampak kekeringan, Kotabaru disebut sebagai wilayah yang relatif paling ringan. Meski demikian, kekeringan di daerah tersebut tetap menimbulkan persoalan berupa krisis air bersih.

(Banjarmasin Post/Nurholis Huda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.