‎Serunya Lomba Pilah Sampah di Kassi-Kassi, Peserta Adu Cepat Bedakan Organik hingga Residu
Saldy Irawan August 21, 2026 07:07 PM

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ada yang berbeda dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RW 009 Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

‎Warga menggelar perlombaan memilah sampah yang digelar di Lapangan Segitiga RW 009 Kassi-Kassi, Minggu (16/8/2026).

‎Lomba tersebut mempertemukan perwakilan dari lima RT yang berada di wilayah RW 009. 

‎Peserta ditantang memilah sampah berdasarkan jenisnya, yakni organik, anorganik, dan residu.

‎Ketua RT 003 RW 009, Azhar Djabur mengatakan, setiap peserta diberi waktu maksimal lima menit untuk memilah sampah yang telah disiapkan panitia.

‎Penilaian dilakukan berdasarkan jumlah sampah yang berhasil dimasukkan ke kategori yang tepat. Sampah yang digunakan terdiri atas 10 jenis untuk masing-masing kategori organik, anorganik, dan residu.

‎"Jenis sampah itu ada organik, anorganik dan residu. Penilaiannya berdasarkan berapa yang masuk benar dan yang salah. Masing-masing peserta diberi waktu lima menit," kata Azhar, Kamis (20/8/2026). 

‎Dalam perlombaan tersebut, Nurmiah yang merupakan perwakilan RT 003 keluar sebagai juara pertama dengan nilai 22 dalam waktu 1 menit 30 detik.

‎Posisi kedua diraih Yulia Wien dari RT 004 dengan nilai 19 dalam waktu 1 menit 45 detik.

‎Sementara Nyoman Dantri dari RT 001 menjadi juara ketiga dengan nilai 15 dalam waktu 1 menit 6 detik.

‎Juara keempat diraih Asri dari RT 002 dengan nilai 14 dalam waktu 2 menit 39 detik. 

‎Sedangkan Fatimah dari RT 005 berada di posisi kelima dengan nilai 8 dalam waktu 1 menit 19 detik.

‎Para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai dan tempat sampah. 

‎ Juara pertama memperoleh Rp300 ribu, sedangkan hadiah untuk peringkat berikutnya turun Rp50 ribu secara bertahap.

‎Azhar mengatakan, lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

‎Kegiatan itu juga menjadi sarana edukasi bagi warga mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.

‎"Ini dibuat sebagai perlombaan agar mengedukasi warga lain untuk melihat betul cara memilah sampah yang benar," ujarnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.