Antisipasi Lonjakan ISPA Imbas Kabut Asap, Wali Kota Banjarmasin Minta Dinkes Siapkan Stok Obat
Hari Widodo August 21, 2026 07:49 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menginstruksikan dinas-dinas terkait untuk melakukan antisipasi, terhadap fenomena kabut asap yang mulai menyelimuti Kota Seribu Sungai. 

Hal ini bertujuan menekan penyakit yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya kelompok anak-anak dan para pekerja yang beraktivitas di luar ruangan.

Guna mengantisipasi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pemetaan kawasan rentan kabut asap.

"Dinkes juga harus memastikan kesiapan seluruh Puskesmas, termasuk keterjaminan stok obat-obatan, jangan sampai orang berobat, obatnya tidak ada," tegasnya, Jumat (21/8/2026).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kalsel Sabtu 22 Agustus 2026, Kabut Asap Masih Terjadi di Banjarbaru

Pemko juga menyiapkan pembagian masker sebagai langkah pencegahan, dengan sasaran utama para pekerja luar ruangan seperti pengemudi ojek daring dan pelajar.

​Di sektor pendidikan, pihaknya meminta Dinas Pendidikan (Disdik) mengurangi kegiatan di luar kelas bagi anak-anak tingkat PAUD, TK, hingga SD, serta mewajibkan penggunaan masker saat berangkat dan berada di lingkungan sekolah. 

"Apabila kondisi kepekatan asap kian memburuk dan dinilai tidak memungkinkan untuk kegiatan tatap muka, bisa nanti proses belajar mengajar secara daring dari rumah dilakukan," ujarnya.

Baca juga: Kabut Asap Belum Usai, Ribuan Masker Kembali Dibagikan Pemdes Gunungraja Tanahlaut

​​Terkait pemantauan kondisi lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diminta segera memperbaiki alat pengukur kualitas udara yang saat ini rusak.

Dikatakannya, alat itu segera dibenahi sehingga pemantauan kondisi udara kota dapat dilakukan secara akurat. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.