Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 6 Boyolali memunculkan fakta menarik.
Di tengah puluhan siswa yang mengalami keluhan kesehatan, satu kelas justru dilaporkan tetap sehat setelah tidak mengonsumsi menu MBG pada Kamis (20/8/2026).
Kelas tersebut adalah VIII E. Berdasarkan pendataan sekolah, para siswa di kelas itu tidak mengonsumsi menu MBG yang dibagikan pada hari tersebut dan tidak mengalami diare.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 6 Boyolali, Marsih Sri Hartini, mengatakan pihak sekolah langsung melakukan pendataan setelah sejumlah siswa mengalami diare secara bersamaan.
"Ketua kelas langsung melakukan pendataan," kata Marsih, Jumat (21/8/2026).
Dari pendataan tersebut diketahui siswa yang mengalami keluhan tidak hanya berasal dari satu tingkatan. Keluhan dilaporkan terjadi pada siswa kelas VII, VIII hingga IX.
"Itu (yang diduga keracunan) merata. Dari kelas 7, 8 dan 9," ujarnya.
Namun, terdapat satu kelas yang tidak mengalami kondisi serupa karena tidak mengonsumsi menu MBG pada hari tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS : 96 Siswa SMPN 6 Boyolali Diduga Keracunan MBG, Diare Sehari Setelah Konsumsi Makanan
"Ada satu kelas yang kemarin tidak konsumsi. Alhamdulillah sehat semua," ungkapnya.
Marsih memastikan kelas VIII E menjadi satu-satunya kelas yang diketahui tidak mengonsumsi menu MBG berdasarkan informasi dari wali kelas.
"Kelas 8 E itu menurut wali kelas tidak konsumsi," katanya.
Meski demikian, Marsih menyebut ada kemungkinan sebagian siswa sempat mengambil makanan yang dibagikan, tetapi tidak mengonsumsi menu utama karena tidak menyukainya.
Mereka kemungkinan hanya mengambil buah.
Baca juga: Guru SMPN 6 Boyolali Ternyata Ikut Cicipi MBG, Akui Jamur Terasa Kecut Hingga Ayam Berbau
"Mungkin setelah buka enggak suka, cuma ngambil buah saja. Aman, tidak diare," ujarnya.
Sebelumnya, sebanyak 96 siswa SMPN 6 Boyolali dilaporkan mengalami sejumlah gejala yang diduga berkaitan dengan konsumsi MBG dari SPPG Siswodipuran 2.
Keluhan tersebut muncul setelah siswa menyantap menu MBG pada Kamis (20/8/2026). Gejala yang dialami antara lain mules, mual, perut melilit hingga diare.