TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Duka mendalam masih dirasakan keluarga dan kerabat korban kecelakaan maut di Jalinsum Palembang-Indralaya, Ogan Ilir.
Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
Mereka adalah ibu dan anak, yakni Yeyen Anggraini dan Niken Purwandita.
Mengenang kepergian keduanya, kerabat membagikan status WhatsApp Yeyen beberapa jam sebelum meninggal dunia.
"Ibu mungkin ngantuk, tapi perjuangan anak selalu jadi alasan untuk terus melangkah. Semoga lelah hari ini menjadi cerita indah di masa depan," tulis Yeyen melalui tangkapan layar yang beredar pada Jumat (21/8/2026).
Diketahui, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (20/8/2026) siang sekitar pukul 11.50 WIB.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalinsum Ogan Ilir, Ibu dan Anak Tewas Usai Motornya Tabrak Truk dan Terlindas
Kasat Lantas Polres Ogan Ilir, Iptu Dede Supria Yovi, menerangkan titik kecelakaan persisnya berada di KM 28 Jalinsum Palembang-Indralaya.
Tepatnya, kecelakaan terjadi di wilayah Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara.
Kronologinya, kedua korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BG 4728 TAA, melaju dari arah Palembang menuju Indralaya.
"Diduga kurang konsentrasi saat berkendara, sehingga hilang kendali dan melebar ke kanan lalu masuk ke jalur yang berlawanan, kemudian menabrak kendaraan dump truck dari arah berlawanan," terang Dede saat dihubungi terpisah.
Sepeda motor korban terpental dan terlindas kendaraan lain yang melaju dari arah Palembang.
Yeyen dan Niken yang berboncengan meninggal dunia di lokasi kecelakaan.
"Meninggal dunia di tempat kejadian, kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat," ungkap Dede.
Polisi masih memeriksa pengemudi dump truck terkait kecelakaan tersebut.
Informasi dari warga, kedua korban merupakan warga Desa Payakabung, Kecamatan Indralaya Utara.
"Yeyen dan Niken itu ibu dan anak. Jenazah keduanya dimakamkan sore hari di hari kecelakaan," kata warga bernama Istari.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com