TRIBUN-TIMUR.COM - Anda masuk desil berapa?
Dilansir Tribun-Timur.com dari cekbansos.kemensos.go.id, desil adalah kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan variabel sosial ekonomi mencakup keterangan individu (pekerjaan, pendidikan), keterangan perumahan (kondisi rumah, daya listrik) dan kepemilikan aset dalam data Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Terdapat 10 desil yang masing-masing berisi 10 persen keluarga di Indonesia.
Desil 1 merupakan keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah.
Sementara desil 10 merupakan keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertingi.
Desil digunakan untuk penentuan sasaran bantuan sosial.
Terbaru, Pemerintah Indonesia berencana membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi masyarakat yang masuk desil 10 mulai tahun 2026.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui adanya pembatasan bagi desil 10 agar tak mengakses BBM subsidi.
Pemerintah ingin BBM subsidi baik itu jenis Pertalite atau Biosolar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kelompok desil 10 merupakan golongan masyarakat paling mampu.
"Enggak, enggak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti supaya tepat sasaran," kata Purbaya dikutip dari Kompas.com, Kamis (20/8/2026).
*Rincian Kategori Desil:
Berikut rincian kategori desil:
Desil 1 (0–10 persen Terbawah) – Sangat Miskin
Karakteristik: Rumah tidak layak, buruh harian, tanpa kendaraan.
Desil 2 (10–20 persen ) – Miskin
Karakteristik: Rumah sederhana, motor tua (kadang).
Desil 3 (20–30 persen ) – Rentan Miskin
Karakteristik: Rumah kecil, 1 motor.
Desil 4 (30–40 persen ) – Rentan Menuju Sejahtera
Karakteristik: Rumah sederhana, 1 motor bagus.
Desil 5–6 (40–60 persen ) – Menengah Bawah
Karakteristik: Rumah layak, 1–2 motor, mobil lama.
Desil 7–8 (60–80 persen ) – Menengah
Karakteristik: Rumah besar, mobil + motor.
Desil 9–10 (80–100 persen Teratas) – Mampu / Sangat Mampu
Karakteristik: Rumah sangat layak/mewah dengan beberapa kendaraan pribadi.
Pengelompokan Penerima Program
Desil 1-4 (40 persen terbawah) dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial PKH dan Sembako.
Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
Sementara warga yang masuk dalam Desil 6 ke atas secara otomatis akan tereliminasi dari sistem sebagai calon penerima bansos.
Setiap program bantuan memiliki kriteria ambang batas desil yang berbeda-beda.
Berikut adalah rinciannya:
PKH (Program Keluarga Harapan): Dikhususkan bagi warga di Desil 1–4.
BPNT (Program Sembako): Disalurkan untuk warga di Desil 1–5.
PBI-JK (Bantuan Iuran BPJS Kesehatan): Ditujukan bagi Desil 1–5.
ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial): Diberikan kepada Desil 1–5 atau berdasarkan hasil asesmen khusus.
Cara Cek Desil
Ada dua cara mengecek desil yakni melalui DTSEN dan Cek Bansos Kemensos.
1. Cara Cek Desil DTSEN
DTSEN adalah Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, sebuah sistem data terpadu yang memuat data sosial dan ekonomi seluruh masyarakat Indonesia secara menyeluruh.
Sistem ini berfungsi untuk menyatukan berbagai sumber data (seperti dari BPS, Kemensos, dan registrasi sosial ekonomi) sehingga pemerintah dapat melakukan perencanaan, evaluasi, dan penyaluran bantuan sosial (bansos) secara lebih akurat dan tepat sasaran.
Informasi yang Anda berikan akan dijamin kerahasiaannya berdasarkan undang Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Berikur cara cek desil di DTSEN:
- Kunjungi dtsen-form.bps.go.id
- Masukkan 16 digit NIK.
- Masukkan kode verifikasi atau captcha yang muncul di layar.
- Klik Cek Data.
- Jika NIK terdaftar pada basis data, pilih menu Cek Desil.
- Layar akan menampilkan posisi desil Anda.
2. Cara Cek Desil Cek Bansos Kemensos
Pengecekan desil dan kepesertaan bansos dapat dilakukan secara online dengan langkah berikut:
- Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) 16 digit sesuai KTP
- Ketikkan huruf kode yang tertera dalam kotak
- Jika huruf kode kurang jelas, klik icon untuk refresh
- Klik tombol CARI DATA
- Akan muncul Hasil Pencarian Daya yang menujukkan posisi desil Anda. (Tribun-Timur.com/ Sakinah Sudin)