Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berharap Gedung DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Jawa Timur (Jatim) yang baru direvitalisasi dapat menjadi rumah bagi buruh untuk memperjuangkan hak mereka.

"Saya berharap gedung ini benar-benar menjadi rumah besar, tidak hanya bagi anggota KSPSI AGN Jawa Timur, namun juga bagi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI),” kata Sigit saat meresmikan gedung tersebut di Surabaya pada Jumat, dikutip dari keterangan resmi.

Selain sebagai sarana memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan buruh, Sigit mengatakan gedung tersebut juga harus dioptimalkan untuk memberikan pelayanan dan konseling bagi buruh serta menjadi ruang untuk mendiskusikan berbagai persoalan ketenagakerjaan secara konstruktif.

Selain itu, gedung tersebut diharapkan dapat menjadi ruang dialog antara pengusaha dan buruh dalam menyelesaikan berbagai persoalan sehingga tercipta hubungan industrial yang kondusif serta iklim investasi yang lebih baik.

Dalam mengoptimalisasikan pemanfaatan gedung, menurutnya, DPD KSPSI AGN memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Atas hal tersebut, Sigit menyatakan bahwa Polri berkomitmen hadir sebagai mitra strategis bagi para buruh untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mendukung terwujudnya hubungan industrial yang berkeadilan.

Lebih lanjut, pemimpin Korps Bhayangkara itu juga mendorong agar pascapembentukan KBPBI di tingkat pusat, penguatan basis buruh dapat terus dikembangkan hingga tingkat provinsi.

Sebagai informasi, pembangunan Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur pertama kali dimulai pada tahun 1988 melalui semangat swadaya dan gotong royong para anggota yang dipelopori oleh Dendy Prayitno bersama rekan-rekan.

Namun, sejak tahun 1990, pembangunan terhenti akibat berbagai persoalan dan hambatan sehingga gedung belum dapat diselesaikan dan difungsikan secara optimal.

Setelah lebih dari tiga dekade, upaya penataan dan revitalisasi kembali dilakukan pada pertengahan tahun 2025 atas prakarsa Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. Proses tersebut kemudian dilanjutkan hingga gedung akhirnya rampung pada 2026.

Peresmian oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menjadi penanda dimulainya pemanfaatan gedung yang selama puluhan tahun belum dapat berfungsi secara optimal.

Gedung tersebut kini dilengkapi ruang organisasi, ruang rapat, aula yang dapat digunakan sebagai tempat pelatihan, klinik kesehatan, minimarket, serta ruang pemberdayaan UMKM.