Hasil Review FTSE Agustus 2026: Saham BSDE Turun Kelas, 28 Terdepak dari Micro Cap
Agustina Melani August 21, 2026 09:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - Penyedia indeks global FTSE Russell mengumumkan perubahan susunan konstituen untuk indeks FTSE Global Equity pada semi annual review, Jumat, (21/8/2026). Dari tinjauan FTSE itu, saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (saham BSDE) keluar dari kategori kapitalisasi saham menengah.

FTSE memasukkan saham BSDE ke kategori micro cap. Di kapitalisasi pasar besar tidak ada saham emiten Indonesia yang masuk dan keluar.

Selain itu, FTSE juga mengeluarkan 10 saham emiten Indonesia dari kategori small cap atau kapitalisasi pasar saham kecil antara lain saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Lalu saham PT Matahari Department Store Tbk atau MDS Retailing Tbk (LPPF), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Demikian mengutip laman FTSE, Jumat, (21/7/2026).

FTSE memasukkan sejumlah saham emiten Indonesia ke kategori micro cap antara lain saham BBYB, BJBR, BTPS, BSDE, LPKR, LPPF, MNCN, PNLF, SMRA, dan SCMA.

Selain itu, FTSE mendepak 28 saham emiten Indonesia dari kategori micro cap antara lain PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII), PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO), PT Bank Victoria Tbk( BVIC), PT Cardig Aero Services Tbk, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS), PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE), PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON).

 

Deretan Saham Lain Keluar dari Micro Cap

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Lalu PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA), PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI), PT Medela Potentia Tbk (MDLA), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID).

Kemudian saham lainnya yang keluar dari kategori micro cap yakni PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), Paninvest Tbk (PNIN), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).

FTSE juga mengeluarkan saham BSDE dari FTSE ALL-World. Selain itu, 11 saham emiten juga dikeluarkan dari FTSE all-cap yakni saham BBYB, BJBR, BTPS, BSDE,LPKR,LPPF, MNCN, PNLF, SILO, SMRA,SCMA.

Perubahan itu akan berlaku efektif pada penutupan perdagangan 18 September 2026, dan diperdagangkan pada 21 September 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.