Pemeliharaan Dermaga Pulau Panggang, Pekerjaan Tahap Kedua Ditargetkan Rampung Desember 2026
Jaisy Rahman Tohir August 21, 2026 10:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Pemeliharaan Dermaga Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, kembali dilanjutkan pada 2026 dengan menyasar area seluas sekitar 180 meter persegi.

Pekerjaan yang dilakukan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kepulauan Seribu tersebut merupakan tahap kedua, setelah sebelumnya pemeliharaan dilakukan pada 2025.

Kepala Seksi Pembinaan Pelabuhan Sudinhub Kepulauan Seribu Ahyus Wanto mengatakan pemeliharaan tahap kedua merupakan kelanjutan dari pekerjaan sebelumnya.

"Ini adalah pemeliharaan dermaga Pulau Panggang, tahap kedua, melanjutkan tahap sebelumnya 2025," ujar Ahyus, Jumat (21/8/2026).

Pada tahap pertama 2025, pemeliharaan dilakukan pada area sekitar 35 meter persegi. Sementara pada tahap kedua tahun ini, pekerjaan mencakup area sekitar 180 meter persegi.

Dengan demikian, total area yang masuk dalam paket pemeliharaan Dermaga Pulau Panggang mencapai sekitar 215 meter persegi.

"Jadi total sekitar 215 meter persegi," katanya.

Ahyus menjelaskan, seluruh pekerjaan tersebut masih berada dalam satu paket pemeliharaan dermaga, meski lokasi pengerjaannya berbeda.

"Itu satu paket pekerjaan pemeliharaan dermaga, tapi beda lokasi," jelasnya.

Pemeliharaan tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Adapun anggaran yang disiapkan untuk pekerjaan pemeliharaan Dermaga Pulau Panggang tersebut mencapai sekitar Rp 3 miliar.

Sementara itu, Lurah Pulau Panggang Jamaluddin menyambut baik dilanjutkannya pemeliharaan dermaga tersebut.

Menurutnya, keberadaan dermaga menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas masyarakat Pulau Panggang yang bergantung pada transportasi laut.

"Kami tentunya menyambut baik adanya pemeliharaan dermaga ini. Dermaga merupakan fasilitas penting bagi masyarakat Pulau Panggang, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun mobilitas masyarakat dan wisatawan," ujar Jamaluddin.

Ia berharap pekerjaan pemeliharaan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

"Kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar dan hasil pemeliharaannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas transportasi laut di Pulau Panggang," tambahnya.

Pemeliharaan infrastruktur dermaga dinilai penting untuk menjaga kelancaran konektivitas antarpulau di Kepulauan Seribu.

Selain mendukung mobilitas warga dalam aktivitas sehari-hari, kondisi dermaga yang baik juga menunjang aktivitas ekonomi dan pergerakan wisatawan yang datang ke Pulau Panggang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.