Ipiems Angkat Semangat Anak Timur, MDC Hadirkan Srikandi di AQUA DBL Dance 2026
Pipit Maulidya August 22, 2026 12:52 AM

SURYA.CO.ID - Panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North menjadi ruang bagi tim dance untuk menunjukkan kreativitas melalui konsep yang beragam. Ipiems Dance Crew dan MDC memilih dua cerita berbeda untuk membawa tema “100 persen Indonesia” ke atas panggung.

Ipiems Dance Crew mencoba keluar dari konsep budaya yang umum digunakan dalam pertunjukan dance. Mereka memilih karakter anak muda dari Indonesia Timur sebagai sumber inspirasi, kemudian menggabungkannya dengan gaya hip hop.

Kapten Ipiems Dance Crew, Balqis Sandra Gusti Muktisani, menjelaskan alasan timnya mengambil konsep tersebut.

“Daripada kita juga mengikuti tema yang hampir sama, seperti budaya adat, mau pakai batik atau gimana, jadi kita memutuskan mengambil orang Timur,” ujar Balqis.

Konsep itu kemudian diterjemahkan melalui musik, busana hingga riasan wajah. Ipiems menggunakan lagu “Doa” dari K3BI dan sejumlah lagu lainnya untuk membangun suasana penampilan.

Busana bergaya hip hop juga menjadi bagian penting. Atasan boxy dan celana kargo dipilih untuk menggambarkan karakter anak muda Timur yang mereka angkat.

“Konsep Ipiems Dance Crew itu mengambil konsep orang-orang Timur yang memang benar-benar kece buat membawakan hip hop,” lanjutnya.

Agar identitas konsep semakin kuat, para dancer menggunakan face paint dengan bentuk-bentuk abstrak. Ide tersebut diperoleh setelah para anggota mencari referensi dan menyesuaikannya dengan konsep yang sudah disusun.

“Bentuk-bentuknya abstrak, tapi memang ada polanya. Jadi kelihatan seperti orang-orang Timur,” tuturnya.

Persiapan Ipiems berlangsung sekitar dua bulan. Konsep penampilan tidak lahir dari satu orang, melainkan melalui proses bertukar ide antarpemain sebelum disempurnakan bersama pelatih.

Tantangan kemudian muncul saat konsep tersebut harus diwujudkan dalam koreografi. Gerakan yang cukup padat membuat para dancer harus menambah latihan fisik supaya mampu tampil maksimal di atas panggung.

MDC Bawa Karakter Srikandi

Berbeda dengan Ipiems, MDC atau Masa Depan Cerah mengambil inspirasi dari tokoh pewayangan. Mereka memilih Srikandi sebagai karakter utama dalam penampilan AQUA DBL Dance 2026.

Kapten MDC, Keiko Kyra Tan, mengatakan sosok Srikandi dipilih karena dianggap memiliki karakter kuat sebagai perempuan.

“Kami memilih Srikandi karena menurut kami Srikandi merupakan tokoh wanita yang tangguh. Kami ingin merepresentasikan bahwa kami ini wanita-wanita yang tangguh,” kata Keiko.

Dalam konsep yang mereka bangun, Srikandi digambarkan sebagai ksatria perempuan yang menjaga mata air. Unsur air tersebut kemudian dihubungkan dengan AQUA.

Pilihan warna biru pun menjadi bagian dari cerita. Selain menggambarkan air, warna tersebut membuat tampilan MDC lebih sesuai dengan konsep AQUA.

Kreativitas MDC juga terlihat dari proses pembuatan kostum. Dua anggotanya, Giselline dan Nichole, mendapat tanggung jawab untuk membuat rancangan busana. Sketsa awal bahkan dapat diselesaikan hanya dalam sehari.

Rancangan tersebut kemudian mengalami sejumlah perubahan. Beberapa detail ditambahkan agar kostum terlihat lebih menonjol. Pilihan warna juga berubah dari rencana awal merah, hitam, dan gold menjadi dominan biru.

“Kalau ada bagian yang kurang mencolok, akhirnya ditambahkan supaya lebih terlihat,” ujar Giselline.

Proses pencarian penjahit menjadi tantangan tersendiri bagi MDC. Memasuki musim DBL, banyak penjahit sudah dipenuhi pesanan dari berbagai sekolah.

Giselline dan Nichole harus menghubungi lebih dari 10 penjahit sebelum mendapat rekomendasi dari seorang guru. Dari rekomendasi tersebut, mereka akhirnya menemukan penjahit yang bersedia mengerjakan kostum.

Waktu pengerjaan pun terbatas. Kostum baru rampung sekitar lima hari sebelum pertandingan dan hanya sempat menjalani satu kali fitting.

Meski prosesnya tidak mudah, keduanya merasa lega ketika rancangan yang sebelumnya hanya berada di atas kertas akhirnya bisa digunakan dalam penampilan.

“Dari yang awalnya cuma ada di sketsa, akhirnya langsung muncul di kehidupan nyata. Kami merasa hasilnya sesuai ekspektasi,” tutur Nichole.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.